GBP/USD turun ke 1.3366 saat DXY menguat; minyak melonjak akibat kekhawatiran Hormuz

GBP/USD turun ke 1.3366 saat DXY menguat; minyak melonjak akibat kekhawatiran Hormuz

Signal GBP/USDSELL
Open1.337
TP1.320
SL1.345
trading sekarang

GBP/USD turun 0.28% ke level 1.3366 ketika DXY naik di atas 99.20. Sinyal risk-off tetap dominan, membuat dolar AS menjadi aset lindung nilai pilihan bagi banyak pelaku pasar. Pergerakan ini mencerminkan kehati-hatian investor terhadap ketidakpastian geopolitik dan prospek pertumbuhan global.

Ketegangan di Iran dan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan memicu lonjakan minyak intraday. Harga minyak melonjak hingga mendekati puncak lonjakan sekitar 30% sebelum sebagian koreksi. Lonjakan minyak meningkatkan tensi inflasi dan memberikan konteks bagi pergerakan mata uang.

Pelaku pasar menunggu data-data utama Inggris dan Amerika Serikat, termasuk pertumbuhan PDB, produksi industri, serta pidato BoE guna menilai arah kebijakan. Di AS, data pekerjaan, penjualan rumah, inflasi inti, dan ukuran PCE menjadi fokus utama. Secara umum, risiko geopolitik dan fluktuasi harga minyak memperbesar risiko pelemahan GBP terhadap dolar jika sentimen risiko tetap tinggi.

Pada kerangka harian, GBPUSD diperdagangkan sekitar 1.3392. Bias jangka pendek dinilai netral dengan kecenderungan bearish karena harga berada di bawah cluster moving averages 50/100/200 hari sekitar 1.3530-1.34, dan dibatasi oleh garis resistance tren menurun dari 1.3869.

Harga kemarin turun kembali di bawah serangkaian higher highs, sedangkan garis dukungan yang naik dari 1.3035 tetap menahan penurunan lebih lanjut. Kondisi ini menunjukkan tekanan jual yang berujung pada range pergerakan yang kompak antara support dan resistance dalam timeframe menengah.

Rintangan utama di atas berada di zona sekitar 1.3450, berdekatan dengan tren menurun. Penutupan harian di atas wilayah itu diperlukan untuk membuka jalan menuju 1.3550 dan swing high di 1.3695. Sisi bawah menampilkan support di sekitar 1.3360 lalu 1.3300; jika tembus, arah penurunan menuju 1.3200 bisa terakselerasi, sementara menjaga harga di atas 1.3360 menjaga GBPUSD berada dalam pola konsolidasi di bawah tren turun.

Menurut Cetro Trading Insight, bias jual pada GBPUSD tetap relevan seiring dinamika risiko global dan tekanan teknikal yang mendukung penurunan harga.

Rencana perdagangan yang disarankan adalah SELL GBPUSD dengan open 1.3366, stop loss 1.3450, dan take profit 1.3200, memberikan rasio risiko-imbalan sekitar 1:1.9.

Faktor pendorong utama adalah penguatan DXY dan lonjakan minyak karena kekhawatiran di Hormuz, yang memperkuat tekanan pada sterling. Pelaku pasar juga menantikan perkembangan deeskalasi konflik Iran; jika situasi mereda dan minyak turun, posisi ini bisa direvisi.

Volatilitas bisa tetap tinggi; manajemen risiko tetap penting. Jika harga menembus 1.3450 secara jelas, rencana ini perlu disesuaikan; sebaliknya, jika minyak menurun atau data ekonomi memberi sinyal perubahan, strategi dapat direvisi.

broker terbaik indonesia