Data PDB Inggris diperkirakan meningkat 0,1% MoM di November, membalik kontraksi 0,1% di Oktober. Produksi industri juga diproyeksikan naik tipis 0,1% MoM pada bulan tersebut. Rilis data yang dijadwalkan oleh Office for National Statistics (ONS) pada pukul 07:00 GMT akan menjadi fokus utama bagi pelaku pasar. Hasilnya diperkirakan akan mempengaruhi pandangan investor soal arah kebijakan Bank of England.
Kedua indikator tersebut bisa mengubah narasi mengenai kekuatan Pound. Jika angka-angka ini memenuhi ekspektasi, GBP berpotensi pulih sedikit terhadap mata uang utama lainnya karena prospek kebijakan BoE menjadi lebih netral. Namun kejutan negatif pada data PDB atau produksi industri dapat memperpanjang tekanan jual pada pound. Pembuat kebijakan serta pelaku pasar akan menilai apakah sektor manufaktur juga menunjukkan momentum yang cukup untuk menopang pertumbuhan.
Selain itu, pergerakan bulanan produksi manufaktur menjadi barometer penting untuk dinamika mata uang. Perbedaan antara hasil yang sebenarnya dan prediksi bisa memicu volatilitas jangka pendek pada GBPUSD. Sinyal dari harga juga dipengaruhi oleh kekuatan dolar AS secara umum dan perkembangan klaim pengangguran serta data ritel AS yang dirilis belakangan.
Secara teknikal, GBPUSD saat ini terpantau di sekitar 1.3420 pada saat penulisan. RSI 14-hari berada di 50, menandakan momentum yang seimbang antara tekanan belian dan jual. Resistance terdekat berada di EMA sembilan hari sekitar 1.3444, sedangkan support utama berada di EMA 50-hari sekitar 1.3387.
Penutupan harian di atas rata-rata jangka pendek dapat membuka peluang untuk pergerakan menuju level tertinggi tiga bulan di 1.3562, asalkan momentum teknis mendukung. Namun jika data mengecewakan atau dolar AS menguat lebih lanjut, tekanan turun bisa berlanjut menuju area sekitar 1.3010 jika harga menembus support utama.
Selain data ekonomi, sentimen pasar juga dipengaruhi oleh rilis klaim tunjangan pengangguran awal AS dan ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve. Pedagang akan memonitor penawaran dan permintaan di pasar tiket risiko global untuk membantu memahami arah GBPUSD dalam beberapa sesi ke depan. Secara keseluruhan, kombinasi faktor fundamental dan sinyal teknis membentuk kerangka perdagangan yang perlu diperhatikan.
Rencana perdagangan yang disarankan adalah posisi jual pada GBPUSD dengan entri sekitar harga saat ini, yaitu 1.3420. Entri dekat level saat ini sejalan dengan narasi penurunan bila momentum teknis tetap lemah. Stop loss ditempatkan di atas level resistance terdekat untuk membatasi potensi kerugian jika pasar berbalik arah.
Rasio risiko terhadap imbalan disarankan minimal 1:1,5. Dengan stop loss di 1.3500 dan target profit di 1.3300, potensi keuntungan setara atau sedikit lebih besar daripada risiko. Pembatasan ukuran posisi dan kepatuhan terhadap rencana manajemen risiko menjadi kunci untuk menghadapi volatilitas yang dapat muncul setelah rilis data ekonomi.
Perlu diingat bahwa skenario bisa berubah jika data PDB Inggris secara tak terduga positif atau jika BoE mengubah retorika kebijakannya. Dalam kondisi seperti itu, rencana perdagangan bisa disesuaikan menjadi netral atau bahkan menjadi peluang pembalikan. Pelaku pasar disarankan selalu memantau perkembangan rilis data dan menjaga disiplin risiko agar tetap terkelola.