Cetro Trading Insight memaparkan bahwa GBP tertekan terhadap USD akibat ketidakpastian politik seputar kepemimpinan Perdana Menteri dan kebijakan fiskal yang tengah dinilai. Analisis ini menyoroti bagaimana dinamika domestik membentuk sentimen investor secara langsung. Sinyal ini muncul meski spread antara Inggris dan AS melebar, yang secara teori memberikan dukungan pada fondasi GBP.
Riset menunjukkan adanya risiko politik domestik terkait arah kebijakan fiskal yang diproyeksikan ke depan, sehingga pasar menjadi lebih berhati-hati. Para pejabat fiskal menegaskan komitmen pada aturan fiskal ketat meskipun tekanan politik bisa mengubah nuansa kebijakan. Pelaku pasar menilai bagaimana perubahan kebijakan dapat membatasi pergerakan GBP dalam jangka pendek.
Dalam konteks kebijakan moneter, ekspektasi terhadap kenaikan suku bunga Bank of England (BoE) cenderung terbatas dalam waktu dekat. Perkembangan tersebut membuat fokus pasar lebih kuat pada dinamika spreads dan faktor politik. Secara umum, sentimen global dan pergeseran kebijakan fiskal menjadi faktor yang membentuk arah GBP di masa mendatang.
Secara teknikal, GBP/USD masih berada dalam kisaran sempit sekitar 1.3450 hingga 1.3500. Tren jangka panjang yang berasal dari awal 2025 tetap terlihat positif meskipun momentum di level dekat kisaran tersebut relatif lemah. Ketidakpastian jangka pendek menjaga peluang breakout tetap rendah.
Kondisi ini membuat pelaku pasar menunggu konfirmasi arah dari data ekonomi dan berita kebijakan. Pasar opsi menunjukkan premi perlindungan terhadap potensi pelemahan GBP meningkat secara marginal, menambah kompleksitas pergerakan. Namun likuiditas pada beberapa sesi perdagangan juga cenderung rendah, sehingga pergerakan bisa berubah with relatif cepat bila ada kejutan.
Para trader tetap waspada terhadap kejutan politik atau perubahan kebijakan BoE yang bisa memicu gerak teknikal signifikan. Meskipun ada beberapa sinyal stabil secara teknikal, belum ada sinyal jelas untuk membeli atau menjual pada saat ini. Situasi ini mendorong manajer risiko untuk mengelola posisi dengan kehati-hatian, sambil menantikan konfirmasi arah yang lebih tegas.
Dinamika kebijakan BoE diperkirakan tidak agresif pada pertemuan mendatang, dengan pasar memandangnya sebagai langkah yang sangat hati-hati. Perkiraan memperhitungkan adanya pengetatan bertahap hingga akhir tahun, dengan sekitar 16 basis poin pada Juni dan total sekitar 60 basis poin hingga Desember.
Spread antara Inggris dan AS yang melebar memberikan dukungan fundamental bagi GBP, meskipun sentimen pasar secara umum tetap waspada terhadap risiko eksternal. Investor terus memantau bagaimana perkembangan fiskal dan kebijakan publik memengaruhi rencana BoE secara keseluruhan.
Di masa mendatang, faktor politik dan dinamika fiskal akan menjadi penentu utama arah GBP. Pasar akan menilai kejutan kebijakan atau perubahan koalisi pemerintah terhadap kualitas fiskal dan stabilitas mata uang. Laporan ini menekankan bahwa pergerakan GBP akan sangat bergantung pada perkembangan politik dan kebijakan fiskal yang relevan.