GBPUSD jatuh ke level 10 hari terendah setelah data tenaga kerja UK lemah membentuk tekanan pada BoE

GBPUSD jatuh ke level 10 hari terendah setelah data tenaga kerja UK lemah membentuk tekanan pada BoE

trading sekarang

Data tenaga kerja Inggris kembali menjadi fokus pasar setelah dirilisnya laporan terbaru. ILO unemployment rate naik menjadi 5.2 persen untuk periode tiga bulan hingga Januari, level tertinggi dalam hampir lima tahun. Angka ini menambah tekanan pada Bank of England untuk mempertimbangkan pelonggaran biaya pinjaman lebih lanjut.

Selain itu klaim pengangguran naik menjadi 28.6 ribu pada Januari, sementara perubahan pekerjaan turun menjadi 52 ribu dari 82 ribu bulan sebelumnya. Rata-rata upah tanpa bonus melambat menjadi 4.2 persen secara tahunan pada kuartal terakhir 2025, lebih rendah daripada perkiraan 4.6 persen.

Analisis menunjukkan bahwa data ini menimbulkan keraguan atas kesehatan ekonomi Inggris serta menguatkan ekspektasi pelonggaran kebijakan. Menurut Cetro Trading Insight, rangkaian data menunjukkan Pound berisiko tetap ditekan terhadap mata uang utama lain dalam beberapa sesi mendatang.

GBP/USD bergerak turun setelah data rilis dan menembus level sekitar 1.3600, menyentuh terendah sesi di sekitar 1.3570 pada saat ini. Pergerakan ini mencerminkan reaksi pasar terhadap harapan pelonggaran kebijakan BoE yang lebih luas di masa depan.

Pembalikan sentimen terhadap Pound memperlihatkan tekanan teknikal pada pasangan ini dan meningkatkan volatilitas jangka pendek. Investor menimbang peluang additional easing versus potensi rebound jika data berikutnya menunjukkan perbaikan bertahap pada sektor tenaga kerja.

Secara teknis, arah ke bawah tetap terlihat dalam kerangka jangka pendek meski level support yang lebih rendah perlu dipantau. Konfirmasi data yang lebih kuat di rilis berikutnya diperlukan sebelum mengambil posisi besar. Cetro Trading Insight menekankan pentingnya konfirmasi tren sebelum memasuki posisi.

Implikasi bagi trader dan manajemen risiko

Bagi trader forex, data Inggris menyoroti perlunya manajemen risiko ketat dan fokus pada reaksi pasar terhadap kebijakan moneter. Analisis fundamental menunjukkan risiko penurunan lebih lanjut bagi GBPUSD jika data lanjutan tetap lemah.

Strategi yang mungkin dipertimbangkan adalah memantau sinyal kebijakan BoE di pertemuan berikutnya dan menilai dampaknya terhadap pasangan mata uang utama. Trader sebaiknya menunda pembukaan posisi besar hingga ada konfirmasi arah tren dari data ekonomi utama yang akan dirilis.

Karena ketidakpastian kebijakan, rekomendasi utama adalah menjaga eksposur yang terkendali, menggunakan stop loss, dan menghindari posisi berlebihan pada GBPUSD sampai arah kebijakan menajamkan kejelasan. Risiko terhadap risiko reward perlu dipertimbangkan dalam setiap langkah trading.

broker terbaik indonesia