GBPUSD Menguat Didukung Data Inggris; Sinyal Teknis Menuju 1.3790

GBPUSD Menguat Didukung Data Inggris; Sinyal Teknis Menuju 1.3790

Signal GBP/USDBUY
Open1.366
TP1.379
SL1.360
trading sekarang

GBP terlihat berupaya melanjutkan kenaikan setelah data Inggris merilis PMI dan Penjualan Ritel yang kuat. PMI S&P Global Inggris untuk Januari menunjukkan laju aktivitas meningkat lebih cepat, mendukung klaim bahwa sektor swasta sedang tumbuh. Di sisi lain, data Penjualan Ritel Desember yang optimis mendorong ekspektasi konsumen tetap kuat.

Meski sentimen positif, pasar menantikan pengumuman Ketua Fed baru. Pada saat yang sama, para investor menaruh perhatian pada kebijakan BoE yang berpotensi mengikuti jalur penurunan bertahap. Dalam konteks ini, pertemuan kebijakan BoE bulan Februari dan pernyataan anggota MPC menambah nuansa risk-on terhadap GBP.

Secara teknis, GBPUSD telah menguat menuju sekitar 1,3665-1,3670 terhadap USD pada awal pekan. Dolar AS melemah terhadap banyak mitra akibat spekulasi letak nama Ketua Fed yang baru, meski indeks dolar berada di level rendah. Perkembangan ini membantu pound menjaga momentum meskipun data domestik tetap menjadi fokus utama investor.

Kondisi teknikal GBPUSD menunjukkan pola bullish di kisaran 1,3664, dengan harga bergerak di atas EMA 20 hari yang meningkat. RSI berada di 71,11 yang menunjukkan kondisi jenuh beli dan mendukung arah kenaikan yang berlanjut dalam jangka pendek. Level support near-term berada di kisaran 1,3600, sementara EMA 20 hari menahan dorongan turun.

Analisis lebih lanjut menunjukkan target di sekitar 1,3790 mendekati tertinggi empat tahun jika momentum tetap kuat. Namun RSI yang berada di zona jenuh beli mengisyaratkan kemungkinan konsolidasi atau koreksi kecil jika minat beli mereda. Mempertahankan harga di atas EMA 20 hari memberikan peluang untuk melanjutkan tren kenaikan dengan potensi retracement pendek yang tetap terbatas.

Rencana perdagangan yang disarankan adalah masuk posisi Buy sekitar level perdagangan saat ini dengan target di 1,3790 dan stop di 1,3600. Rasio risiko-imbalan diperkirakan mendekati atau melampaui 1:1,5 berdasarkan tingkat open hingga target dan jarak stop yang disesuaikan. Investor disarankan memantau berita kebijakan Fed dan keputusan BoE untuk menyesuaikan level stop jika volatilitas meningkat.

broker terbaik indonesia