Kondisi pasar saat ini dipicu oleh dinamika geopolitik yang mempengaruhi risk appetite global. Trump memperpanjang tenggat Iran untuk negosiasi langsung, sementara Tehran menolak mengirim delegasi ke lokasi yang diusulkan. Meski tindakan ini dilihat pasar sebagai gestur goodwill, banyak pelaku pasar menilai langkah tersebut sebagai penundaan dalam pola posisi yang terus berubah.
Di sisi lain, fokus investor bergeser pada data ekonomi utama yang akan dirilis, termasuk data AS yang diperkirakan menjadi katalis jelang rilis berikutnya. Sinyal aliran modal menunjukkan bahwa pasar mulai menimbang peluang spekulatif dan risiko mata uang utama dalam konteks volatilitas yang masih tinggi.
Dalam laporan harian, tinjauan laporan pasar melalui Cetro Trading Insight menekankan bagaimana faktor geopolitik dan momentum makro membentuk arah GBPUSD dalam beberapa sesi mendatang. Investor disarankan memperhatikan bagaimana data teknikal dan rilis data ekonomi saling mempengaruhi.
GBPUSD turun sekitar 0.15% pada hari perdagangan sebelumnya, menutup mendekati 1.3500 setelah sesi yang bergejolak dengan kisaran sekitar 60 pips. Pergerakan intraday yang relatif volatile mencerminkan keseimbangan antara pandangan bullish pada jangka menengah dan tekanan jual yang muncul ketika harga mendekati level kunci.
Ketegangan terkait Iran menjadi konteks awal, meskipun White House menggambarkan langkah itu sebagai gesture, para pelaku pasar melihatnya sebagai penundaan. Selanjutnya, momentum risk-on terlihat meyakinkan ketika data ritel Maret AS lebih kuat dari ekspektasi (+1.7% MoM) dan pernyataan hawkish dari pejabat The Fed menarik aliran modal kembali ke dolar pada sesi AS.
Data tenaga kerja Inggris juga menawarkan dinamika penting: pengangguran turun ke 4.9% meski klaim pengangguran naik 26.8 ribu melampaui perkiraan. Wajar jika pelaku pasar menantikan rilisan CPI Rabu mendatang untuk menyusun ulang ekspektasi Kebijakan Bank Sentral.
Dalam kerangka 15 menit, harga GBPUSD berada di sekitar 1.3504, sedikit di bawah level pembukaan harian 1.3529 dan menunjukkan nada intraday yang cenderung bearish. Indikator Stochastic RSI berada pada bagian atas kisarannya setelah rebound dari wilayah oversold, yang mengisyaratkan potensi konsolidasi daripada perubahan tren yang jelas.
Di kerangka harian, pasangan ini tetap bertahan di atas EMA 50 hari dan EMA 200 hari pada 1.3424 dan 1.3364, mengindikasikan bias jangka pendek yang konstruktif. Rintangan terdekat terlihat di sekitar 1.3529, sedangkan level dukungan lebih dalam berada di 1.3424 dan 1.3364 sebagai penopang jika tekanan jual berlanjut.
Secara keseluruhan, selama harga bertahan di atas tingkat EMA pada penutupan harian, koreksi dianggap sebagai bagian dari kemajuan yang lebih luas. Momentum teknikal yang saat ini agak berlebih bisa menjadi landasan bagi potensi kelanjutan kenaikan jika katalis makro tetap mendukung. Rencana manajemen risiko menargetkan TP di 1.3560 dan SL di 1.3495 untuk posisi beli ini.