GBPUSD Menguji Resistance 1.3900 Pasca Data GDP UK Q4 2025 dan Prospek BoE 2026

GBPUSD Menguji Resistance 1.3900 Pasca Data GDP UK Q4 2025 dan Prospek BoE 2026

trading sekarang

Investors akan menantikan rilis estimasi awal PDB Q4 2025 dari ONS pada hari Kamis. Jika data sesuai konsensus, pertumbuhan ekonomi Inggris diperkirakan 1.2% secara tahunan, sedikit melemah dibandingkan 1.3% pada periode yang sama tahun lalu. Secara kuartalan, pertumbuhan diperkirakan 0.2%, sedikit lebih tinggi dari 0.1% pada kuartal sebelumnya. Angka-angka ini mencerminkan momentum yang stabil meskipun cenderung melunak menuju akhir tahun.

Komite Kebijakan Moneter BoE telah mengubah nada menjadi lebih hati-hati namun tetap optimis mengenai ekspansi ekonomi. Proyeksi menunjukkan pertumbuhan sekitar 1.5% untuk seluruh 2026, meskipun ketidakpastian tetap ada. Kebijakan moneter masih di posisi seimbang, menunggu bukti data yang memadai untuk mengubah arah kebijakan di masa depan.

Di sisi teknis pasar valuta asing, GBP/USD tampak menghadapi resistance sekitar 1.3868 hingga 1.3900. Seandainya momentum bel atas berlanjut, pasangan bias menguji level kecil di 1.3983 dan 1.4001, mengacu pada level tertinggi minggu lalu. Namun, data inflasi dan kinerja pekerjaan tetap menjadi faktor utama yang bisa mengubah arah pergerakan dan menambah volatilitas jangka pendek.

Di depan tahun 2026, BoE mempertahankan pandangan bahwa ekonomi dapat mengalami pertumbuhan yang lebih kuat meskipun tingkat inflasi masih tinggi. Dalam proyeksi terbarunya, otoritas moneter menyiratkan laju pertumbuhan sekitar 1.5% untuk seluruh tahun 2026. Nada kebijakan tetap bertumpu pada kombinasi antara penyesuaian suku bunga dan respons terhadap data realitas, menjaga dinamika kebijakan tetap tidak menentu.

Inflasi tetap menjadi bagian yang lebih membebani bagi kebijakan Bank of England. Data CPI menunjukkan 3.4% YoY pada Desember, sementara CPI inti turun tipis menjadi 3.2% YoY. Layanan inflasi yang tetap tinggi di sekitar 4.5% menunjukkan bahwa tekanan harga masih melekat pada dinamika ekonomi, sehingga pembuat kebijakan tetap berhati-hati terhadap arah kebijakan di masa mendatang.

Pasar memperkirakan pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 19 Maret jika arus data mendukung pandangan tersebut. Proyeksi ini menandakan bahwa perubahan kebijakan bisa terjadi lebih awal jika data makro memenuhi ekspektasi, meskipun jalur kebijakan tetap rapuh dan respons harga bisa sangat volatil.

Performa GBPUSD dipantau secara ketat menjelang rilis data utama. Level kunci di 1.3868 hingga 1.3900 menjadi area kebuntuan yang menentukan arah jangka pendek. Jika para pelaku pasar berhasil menembus level tersebut, target berikutnya berada di sekitar 1.3983 dan 1.4001, menandai potensi pergerakan ke atas yang lebih luas.

Secara analisis trading, data ini cenderung bersifat fundamental. Peluang naik didorong oleh ekspektasi pertumbuhan dan respons kebijakan BoE jika data memenuhi harapan, tetapi ketidakpastian isu kebijakan membuat arah jangka pendek tetap belum jelas. Dengan demikian, tidak ada rekomendasi tegas untuk posisi beli atau jual pada saat ini.

Rilis GDP Q4 2025 akan dilakukan pada pukul 7:00 GMT pada hari yang ditetapkan. Hasilnya bisa memicu volatilitas jangka pendek pada pasangan mata uang utama. Investor akan memantau bagaimana data tersebut mengubah pandangan terhadap laju pertumbuhan, inflasi, dan arah kebijakan Bank of England.

broker terbaik indonesia