Reopening the Strait of Hormuz berdampak pada sentimen pasar secara luas, menekan dolar AS dan menambah minat terhadap pasangan mata uang berisiko. Berita tersebut memicu pergeseran ekspektasi pasar terhadap kesinambungan pelemahan dolar, sembari menjaga tonasi positif pada pasangan GBPUSD. Secara langsung, perubahan ini meningkatkan optimisme pelaku pasar terhadap kelanjutan pemulihan ekonomi global meskipun tantangan geopolitik tetap ada.
Analisis dari tim Cetro Trading Insight menunjukkan bagaimana pembukaan kembali jalur perairan strategis itu menambah volatilitas jangka pendek namun juga memperkuat narasi pemulihan ekonomi. Sinyal ini beriringan dengan data dan diskusi mengenai kebijakan moneter di masa depan, terutama terkait rencana pemangkasan suku bunga di 2026 yang diyakini pasar akan memunculkan peluang bagi pasangan mata uang utama.
Di tengah optimisme ini, beberapa pihak tetap menimbang risiko geopolitik dan dinamika politik domestik yang dapat mempengaruhi pergerakan mata uang. Pasar juga menilai adanya kombinasi faktor, mulai dari kebijakan BoE yang lebih ketat hingga prospek pelonggaran Fed, meskipun fokus utama masih pada arah GBP terhadap dolar.
Sentimen terhadap GBP didorong oleh ekspektasi pengetatan lebih lanjut oleh BoE, yang meningkatkan peluang kenaikan nilai tukar pound terhadap dolar. Pelaku pasar memproyeksikan BoE akan menimbang inflasi sebagai prioritas utama sambil menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas harga, sehingga permintaan terhadap sterling tetap kuat di tengah risiko global.
Di sisi lain, pasar mulai merespons kemungkinan pelonggaran kebijakan Fed pada 2026, setelah sinyal pemangkasan di masa depan memperkaya narasi divergensi kebijakan antara BoE dan Fed. Perbedaan kebijakan ini menjadi pendorong utama minat investor terhadap GBPUSD, meskipun dinamika harga minyak serta data makro lainnya tetap relevan.
Data pasar menunjukkan bahwa para pelaku pasar menilai peluang tersebut dengan hati-hati karena volatilitas geopolitik dan ketidakpastian ekonomi tetap tinggi. Pergerakan harga mencerminkan keseimbangan antara ekspektasi pelonggaran dan jaminan keamanan portofolio investor di tengah perubahan iklim fiskal global.
Dalam kerangka harian, GBPUSD diperdagangkan di sekitar level 1.3549 dengan nada bullish yang masih terjaga, terutama karena harga berada di atas zona moving average 50, 100, dan 200 hari sekitar 1.3530. Struktur teknikal ini menambah pondasi bagi tren naik yang lebih luas jika harga berhasil menjaga diri di atas klaster moving averages tersebut.
Analisis teknikal menunjukkan level resistance utama berada pada garis resistance menurun dari 1.3869. Break di atas level itu diperlukan untuk membuka peluang pergerakan lebih lanjut ke arah upside. Di sisi bawah, support sekitar 1.3530 menjadi zona penting untuk menjaga bias positif jika koreksi terjadi.
Rekomendasi perdagangan: Sinyal beli dengan memasuki sekitar 1.3567, Stop Loss di 1.3520, dan Take Profit di 1.3638, menjaga rasio risiko/imbalan sekitar 1:1.5.