GBP/USD mundur setelah mencetak tertinggi empat tahun di 1,3868, seiring dolar AS menguat dalam rebound korektif. Pasar mengawasi kebijakan The Fed dan mengantisipasi bagaimana Powell akan menyusun jalur pelonggaran di masa mendatang. Dengan fokus tetap pada kebijakan, pasangan ini berupaya menjaga arah di tengah dinamika dolar.
Kondisi makro mendorong ekuitas naik ke rekor tertinggi, yang cenderung mendukung suasana risk-on namun juga menahan kenaikan sterling. Hingga berita ini diturunkan, GBP/USD diperdagangkan di sekitar 1,3798, turun 0,32% dari tertinggi sesi. Pelaku pasar menilai dinamika ini sebagai peluang bagi pembalikan jika momentum dipertahankan.
Dolar AS, melalui Indeks Dolar (DXY), terlihat menguat sekitar 0,5% meski sempat tertekan dalam beberapa sesi sebelumnya. Analis menilai pernyataan The Fed dan potensi dua pemotongan suku bunga menjadi faktor utama yang menentukan arah pasangan pada beberapa minggu mendatang. Pasar juga mencermati data tenaga kerja untuk konfirmasi arah kebijakan.
Secara teknis, tren naik GBP/USD masih utuh meskipun ada koreksi setelah mencapai 1,3868; harga saat ini berputar di sekitar 1,3798. Break di atas 1,3800 akan membuka peluang menuju resistance selanjutnya di 1,3869 dan 1,3900 jika momentum tetap positif. Analisis pola menunjukkan peluang jika level kunci tersebut bertahan dan momentum rally kembali muncul.
Resistance terdekat berada di 1,3800, dengan target berikutnya di 1,3869 dan 1,3900 jika kinerja harga mendukung kelanjutan pergerakan naik. Jika harga gagal menembus 1,3800, pola teknikal bisa memicu koreksi menuju support utama di 1,3700, 1,3643, dan 1,3600. Pivot teknikal di area 1,3800 menjadi fokus pengambilan posisi.
Sisi support terlihat di 1,3700, lalu 1,3643 dan 1,3600 sebagai level yang dapat menahan penurunan jika tekanan dolar kembali kuat. Sinyal teknikal menekankan peluang pembalikan bila harga bergerak di atas 1,3800 dengan konfirmasi dari volume dan momentum. Pemantauan indikator momentum akan membantu mengonfirmasi arah intraday.
Outlook mata uang ini menyarankan bahwa secara fundamental, The Fed diperkirakan akan mempertahankan kebijakan saat ini, membantu pasar tenaga kerja tetap stabil dan menjaga ekspektasi pelonggaran. Dengan asumsi itu, tren kenaikan GBP/USD bisa berlanjut jika harga menembus zona resistance utama. Investor juga memperhatikan bagaimana komentar Powell dapat mempengaruhi ekspektasi pasar.
Dalam skenario ini, peluang breakout ke 1,3869 dan 1,3900 tetap terbuka jika 1,3800 tembus. Namun jika dolar menguat lebih kuat, pasangan bisa berbalik arah menuju 1,3700 dan 1,3643 sebagai level dukungan kunci. Kondisi ini menekankan perlunya disiplin manajemen risiko dan pemantauan data ekonomi secara berkala.
Rencana perdagangan yang direkomendasikan adalah membeli pada pembukaan pasar di sekitar 1,3798 dengan stop di 1,3730 dan target di 1,3920; rasio risiko/imbalan sekitar lebih dari 1:1,5. Tetap penting untuk meninjau data tenaga kerja dan komentar Powell untuk konfirmasi eksekusi, serta menyesuaikan posisi jika volatilitas meningkat secara mendadak.