Ketegangan regional meningkat setelah serangan Israel terhadap daerah selatan Beirut pada Senin, sesuai laporan beberapa media. Hezbollah menyatakan telah membalas kematian pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei dengan menembakkan roket dan mengerahkan drone ke arah wilayah itu. Peristiwa ini menambah kepanikan geopolitik yang berpotensi menggerakkan aliran modal ke aset safe-haven.
Militer Israel meluncurkan perintah evakuasi luas untuk beberapa kota di Lebanon, memperpanjang ketidakpastian regional. Langkah ini menambah tekanan pada rantai pasokan dan meningkatkan volatilitas di pasar keuangan. Dalam situasi seperti ini, investor cenderung mencari perlindungan pada aset berharga seperti logam mulia.
Menurut Cetro Trading Insight, dinamika geopolitik yang meningkat biasanya mendorong arus modal ke logam mulia. Para analis menilai bahwa tindakan militer dan retorika eskalatif berpotensi memperkuat permintaan jangka pendek terhadap emas. Pembaca disarankan untuk memperhatikan perubahan harga yang dipicu berita ini sebagai sinyal risiko di pasar global.
Harga emas XAU/USD naik 1.32% menjadi sekitar 5333 dolar per troy ounce, menandakan reaksi pasar terhadap ketegangan regional.
Sementara minyak mentah WTI melonjak 3.67% ke level 69.70 dolar per barel, mencerminkan respons pasar terhadap ketegangan yang berlanjut.
Berdasarkan laporan dan gambaran pasar, sinyal trading untuk XAUUSD saat ini adalah buy. Skema yang dianjurkan menunjukkan open sekitar 5333, SL di 5250 dan TP di 5458, sehingga rasio risiko-keuntungan mendekati 1:1.5. Investor disarankan memantau pergerakan harga dan berita geopolitik untuk mengelola risiko secara lebih hati-hati.