Harga Perak Anjlok di Tengah Tekanan USD Menguat dan Sinyal Fed Hawkish

Harga Perak Anjlok di Tengah Tekanan USD Menguat dan Sinyal Fed Hawkish

Signal XAG/USDSELL
Open77.000
TP75.500
SL78.000
trading sekarang

Nilai perak terhadap dolar AS mengalami penurunan signifikan, tertutupi oleh tekanan jual yang meningkat dan volatilitas pasar logam mulia. Secara umum XAGUSD melemah mendekati level 77 dolar per troy ounce pada sesi Asia karena dolar AS menguat mengikuti narasi kebijakan The Fed yang lebih tegas. Para pelaku pasar memperhatikan level teknikal yang bisa menjadi titik balik jangka pendek. Suasana pasar tetap volatil dengan momentum yang bergerak cepat dari satu sesi ke sesi berikutnya.

Gubernur The Fed Lisa Cook menegaskan bahwa penurunan suku bunga lebih lanjut tidak akan dilakukan tanpa bukti jelas bahwa inflasi sedang mereda. Pernyataan ini menambah fokus pada risiko terhadap jalur disinflasi dan dinamika pasar tenaga kerja. Implikasi kebijakan yang lebih ketat membuat pelaku pasar beralih ke aset berisiko lebih rendah dan meningkatkan likuiditas dolar.

Diskusi seputar kandidat calon Ketua The Fed dan komentar Presiden AS menambah nuansa kebijakan moneter yang belum pasti. Pasar menilai potensi perubahan neraca dan sikap terhadap pemangkasan suku bunga sebagai faktor penting yang bisa memicu volatilitas lebih lanjut. Para investor mencoba menimbang arah kebijakan jangka menengah dengan fokus pada data inflasi dan dinamika neraca keuangan bank sentral.

Permintaan safe haven untuk Perak tampak menyusut seiring ekspektasi bahwa jalur diplomatik antara AS dan Iran bisa meredakan ketegangan geopolitik. Meski demikian, logam mulia tetap diperdagangkan di sekitar level 77 dolar per troy ounce di sesi Asia, mencerminkan kombinasi antara faktor fundamental dan sentimen pasar.

Pergerakan harga menandakan volatilitas yang meningkat karena investor menimbang serangkaian faktor materi. Momentum turun dan berbalik-tukar antara sentimen fundamental dan teknikal memperparah dinamika perdagangan XAGUSD. Investor memperhatikan driver seperti ekspektasi pemotongan suku bunga serta arah kebijakan The Fed.

Analisis pasar menilai implikasi dari kemungkinan perubahan neraca dan arah kebijakan jangka menengah. Jika The Fed menjaga neraca yang lebih kecil dan melanjutkan pendekatan yang lebih berhati-hati terhadap pemotongan suku bunga, permintaan terhadap logam mulia bisa tetap lemah dalam jangka pendek. Pelaku pasar disarankan menilai porsi portofolio dan menyeimbangkan eksposur terhadap aset berdenominasi dolar.

Evaluasi risiko geopolitik dan sentimen pasar

Bagi trader, volatilitas tinggi membuka peluang trading jangka pendek dengan ukuran posisi yang tepat, asalkan manajemen risiko diterapkan secara disiplin. Menentukan batas cut loss dan target profit menjadi kunci untuk menjaga peluang keuntungan sambil membatasi kerugian. Disiplin dalam mengikuti rencana perdagangan dapat membantu memanfaatkan perubahan volatilitas pasar.

Faktor dolar dan kebijakan The Fed tetap menjadi faktor penentu arah harga Perak. Pelaku pasar disarankan memantau pernyataan pejabat The Fed dan data inflasi guna memahami potensi perubahan jalur kebijakan. Analisis teknikal juga perlu dipertimbangkan untuk melihat potensi titik balik dan level support resisten.

Secara keseluruhan, arah Perak ke depan sangat dipengaruhi data inflasi, dinamika kebijakan moneter, dan perkembangan geopolitik. Investor disarankan menjaga alokasi risiko dan mengaitkan keputusan trading dengan level teknikal yang jelas. Riset lebih lanjut dan pembaruan berita akan membantu memvalidasi sinyal tindakan di pasar logam mulia.

broker terbaik indonesia