
USD/CHF bergerak lebih tinggi sekitar 0.7780 pada pembukaan sesi Eropa hari Kamis, menandai rebound dolar yang didorong permintaan mata uang AS. Pergerakan ini mencerminkan minat beli dolar yang tetap kuat di tengah dinamika pasar global. Narasi kebijakan moneter AS tetap menjadi fokus utama, terutama setelah nominasi Kevin Warsh untuk memimpin bank sentral.
Analisis teknikal menunjukkan peluang kenaikan masih terbuka meski kekhawatiran atas independensi Fed menjadi topik penting. Pasar menilai bahwa langkah mengurangi neraca dan dinamika suku bunga dapat membatasi laju penguatan dolar. Sementara itu volatilitas bisa meningkat jika komentar pejabat Fed dan pernyataan administrasi AS berubah arah.
Para trader menantikan hasil negosiasi antara AS dan Iran yang dijadwalkan berlangsung di Oman pada akhir pekan. Tanda positif dari pertemuan tersebut bisa melemahkan permintaan terhadap CHF sebagai aset pelindung nilai dan memberikan dorongan bagi USD/CHF dalam beberapa sesi ke depan. Namun, kekhawatiran soal independensi Fed tetap membayangi dinamika pasangan ini.
Jika negosiasi AS-Iran menunjukkan kemajuan, minat investor terhadap CHF sebagai aset pelindung nilai bisa menurun. Hal tersebut berpotensi mendorong USD/CHF lebih tinggi meskipun pasar tetap waspada terhadap risiko geopolitik. Perkembangan diplomatik akan menjadi kunci bagi pergerakan pasangan ini dalam beberapa minggu ke depan.
Di sisi kebijakan, fokus tetap pada arah kebijakan Fed terkait neraca dan tingkat suku bunga. Komentar pejabat Fed serta indikasi dari administrasi AS dapat memperkuat atau menahan gerak dolar. Risiko volatilitas tetap tinggi karena ketidakpastian bagaimana kebijakan akan diimplementasikan di masa mendatang.
Secara umum, USD/CHF tidak lepas dari berita geopolitik dan sinyal kebijakan. Jika berita positif muncul dari dialog geopolitik, pasangan bisa menembus level resistance menuju sekitar 0.7840 dalam beberapa sesi. Namun sebaliknya, jika aksi risk-off meningkat, pasar bisa melihat koreksi menuju level yang lebih rendah.