IHSG Diprediksi Pulih dari Koreksi, Peluang Menarik di BMRI dan Saham Pilihan Lainnya | Cetro Trading Insight

IHSG Diprediksi Pulih dari Koreksi, Peluang Menarik di BMRI dan Saham Pilihan Lainnya | Cetro Trading Insight

Signal B/MRIBUY
Open8016
TP8638
SL7970
trading sekarang

IHSG berada dalam fase koreksi yang masih terbatas, meski peluang paparan bullish tetap ada jika minat beli muncul kembali. Menurut riset MNC Sekuritas, indeks berada pada bagian akhir gelombang korektif dan berpotensi rebound menuju wilayah 8.437 hingga 8.638 jika momentum pasar mendukung. Level support utama terletak di sekitar 7.970 dan 7.861, sementara resistance terdekat muncul di 8.170 dan 8.306.

Performa kemarin menunjukkan IHSG ditutup turun 2,66 persen di 8.016, menghadirkan tekanan jual yang masih terlihat. Namun gambaran teknikal mengindikasikan koreksi bisa terbatas sebelum indeks melanjutkan minat beli ke target yang lebih tinggi. Kondisi ini menuntut kehati-hatian dan pengawasan terhadap level kunci sebagai konfirmasi arah berikutnya.

Berikut arah perdagangan yang diangkat MNC Sekuritas untuk perdagangan hari ini di saham pilihan. Rekomendasi menunjukkan variasi sinyal untuk beberapa emiten, antara lain HRTA Spec Buy, EXCL Buy on Weakness, PSAB Buy on Weakness, dan BMRI Sell on Strength, menggambarkan dinamika pasar lokal yang berubah-ubah. Cetro Trading Insight mengajak investor menimbang kondisi IHSG dan sinyal saham secara menyeluruh sebelum mengambil langkah investasi.

HRTA dipantau dengan rekomendasi Spec Buy pada kisaran Rp3.030 hingga Rp3.180. Meski harga terakhir berada di sekitar Rp3.250, pola pergerakannya menunjukkan posisi di bagian gelombang iii dalam struktur pergerakan yang lebih luas. Target harga dipatok di Rp3.500 dan Rp3.660, dengan stop loss di bawah Rp2.940 sebagai langkah manajemen risiko.

EXCL terpantau mengalami koreksi 6,62 persen menjadi Rp2.960, dengan tekanan jual masih kuat dan harga bergerak di bawah MA20. Rekomendasinya adalah Buy on Weakness di kisaran Rp2.870– Rp2.910, dengan target di Rp3.250– Rp3.490 serta stoploss di bawah Rp2.780. PSAB menguat 5,45 persen ke Rp580 dengan peningkatan volume pembelian, sehingga dinilai berada di bagian wave [v] dari wave A di label hitam. Buy on Weakness diposkan pada Rp545– Rp565 dengan target Rp600– Rp635 dan stoploss di bawah Rp525.

BMRI terbaca dalam posisi Sell on Strength, dengan koreksi yang berpeluang berlanjut ke kisaran Rp4.720– Rp4.880. Harga penutup sekitar Rp5.075 membuka peluang bagi tekanan jual untuk berlanjut, walau indeks utama berada di jalur pergerakan yang beriringan dengan IHSG. Investor disarankan memperhatikan momentum dan area support-resistance untuk mengelola risiko secara tepat.

Secara umum, IHSG diperkirakan masih terkoreksi tetapi memiliki peluang untuk rebound jika tekanan jual mereda dan permintaan investor kembali masuk. Rekomendasi teknikal menunjukkan peluang kenaikan ke kisaran 8.437–8.638 dengan stop di sekitar 7.970 dan potensi kenaikan yang lebih luas seiring momentum pasar membaik. Dalam konteks portofolio, tujuan utama ialah menjaga keseimbangan antara risiko dan potensi imbal hasil.

Dengan open pada 8.016, target di 8.638 dan stop di 7.970, sinyal perdagangan dinilai sebagai buy dengan prospek risiko-imbalan yang mengarah pada keuntungan yang cukup menarik bila skenario terjadi. Manfaatkan level-level kunci sebagai konfirmasi arah dan pastikan manajemen risiko menjadi prioritas utama. Rekomendasi saham dari MNC Sekuritas juga perlu dipantau untuk pemilihan timing entry dan exit yang lebih akurat.

Cetro Trading Insight menyarankan investor untuk tetap disiplin dalam mengikuti rencana trading, menimbang faktor teknikal dan fundamental, serta mempertimbangkan likuiditas pasar. Jangan lupa sesuaikan ukuran posisi dengan eksposur risiko masing-masing dan hindari overtrading ketika volatilitas meningkat. Untuk informasi lebih lanjut, ikuti pembaruan harian dari Cetro Trading Insight terkait IHSG dan saham pilihan.

broker terbaik indonesia