IHSG hari ini berpotensi berada di ujung gelombang koreksi setelah reli tajam pada sesi sebelumnya. Analis memperkirakan rentang pergerakan berada di 7.800-8.100 dengan volatilitas yang masih tinggi dan sentimen global sebagai faktor dominan. Dalam konteks tersebut, emas turun menjadi indikator penting yang mencerminkan risiko yang sedang dibaca investor.
Data domestik menambah catatan kehati-hatian. Deflasi bulanan Januari sebesar 0,15 persen menambah tekanan pada daya beli, meskipun inflasi tahunan berada di 3,5 persen, tepat di batas atas target BI. Array data global juga menunjukkan arus modal yang bergejolak, sehingga prospek IHSG tetap rapuh dalam jangka pendek.
Sektor-sektor unggulan kembali menguat, terutama saham konglomerasi yang sempat koreksi awal pekan. Namun, arus keluar asing masih terasa—net outflow Rp833 miliar di seluruh pasar ekuitas domestik—menambah dinamika risiko. Dalam kondisi semacam ini, emas turun bisa menjadi sinyal kehati-hatian tambahan bagi para pelaku pasar.
Tim riset Cetro Trading Insight menilai ANTM menjadi fokus utama rekomendasi hari ini. Rekomendasi: Accum Buy dengan harga penutupan 3.930, target 4.150, dan stop loss 3.800, menunjukkan potensi kenaikan yang lebih lanjut. Array analitik teknikal mendukung pandangan ini meski tetap memantau pergerakan pasar secara luas.
Strategi tersebut memenuhi kriteria buy, karena tp 4.150 > open 3.930 > sl 3.800, dengan rasio reward-risk sekitar 1:1,69. Sinyal ini didukung oleh indikator MACD yang menunjukkan momentum positif dan stochastic yang mulai bergerak dari area oversold. Meskipun peluangnya menarik, faktor eksternal tetap bisa memicu volatilitas jangka pendek, sehingga manajemen risiko tetap diperlukan. emas turun menjadi salah satu faktor risiko tambahan yang perlu diwaspadai.
Selain ANTM, rekomendasi lain juga mengindikasikan potensi di BMRI dan AMRT, namun fokus kami tetap pada ANTM sebagai contoh sinyal teknikal di pasar. Array data menunjukkan bahwa pilihan saham berkapitalisasi besar cenderung menawarkan likuiditas lebih tinggi pada saat volatilitas meningkat. Cetro Trading Insight menekankan bahwa Array pendekatan kami adalah mengintegrasikan analisa teknikal dengan manajemen risiko untuk menjaga konsistensi.