IHSG Turun 0,69% Hari Ini; Top Gainer Tampil Bersinar: UANG, NETV, ALKA, DEFI, AGAR

IHSG Turun 0,69% Hari Ini; Top Gainer Tampil Bersinar: UANG, NETV, ALKA, DEFI, AGAR

trading sekarang

IHSG ditutup melemah 0,69 persen di level 7.398 pada perdagangan 11 Maret 2026. Meski indeks utama turun, ada sejumlah saham yang berhasil memantapkan tren positif sepanjang sesi, menunjukkan adanya dinamika menarik di pasar saham Indonesia. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu investor memahami gerak pasar dengan bahasa yang lebih mudah dipahami.

Nilai transaksi mencapai Rp15,69 triliun, didorong oleh aksi jual beli saham berkapitalisasi menengah. Beberapa saham unggulan berhasil mematahkan tren rugi luas, dengan lonjakan signifikan pada sejumlah entri pilihan seperti UANG, NETV, ALKA, DEFI, dan AGAR. Pergerakan ini menandai adanya minat beli yang relatif kuat di saham-saham berkapitalisasi menengah meskipun IHSG secara keseluruhan berada di zona negatif.

Di samping top gainer, top value day ini dipimpin oleh BUMI, BBCA, TLKM, dan BMRI, yang mencatat transaksi tinggi meski indeks turun. Daftar saham penurun hari ini juga menjadi perhatian karena menandai adanya volatilitas yang masih tinggi di pasar. Pelaku pasar sebaiknya menimbang faktor fundamental dan teknikal sebelum mengambil langkah investasi.

Di tengah tekanan IHSG yang melemah, beberapa saham berhasil melesat tajam sehingga menarik perhatian investor. Puncak lonjakan hari ini dipimpin oleh UANG yang melonjak hampir 25 persen, di susul NETV, ALKA, DEFI, dan AGAR. Kenaikan tersebut mencerminkan minat pasar pada perusahaan dengan momentum operasional dan potensi perkembangan bisnis yang lebih baik.

Kinerja saham-saham ini tidak hanya mengangkat harga per saham, tetapi juga meningkatkan likuiditas di pasar. Secara rinci, UANG naik 24,93% di Rp4.310 per saham, NETV naik 24,72% di Rp106, ALKA 24,11% di Rp875, DEFI 23,60% di Rp110, dan AGAR 22,43% di Rp262. Pergerakan mereka menjadi sorotan bagi investor yang mencari sinyal momentum jangka pendek.

Untuk konteks pemahaman, para analis menilai lonjakan ini bisa didorong faktor operasional yang positif atau perubahan persepsi pasar terhadap sektor terkait. Analisa teknikal menunjukkan adanya momentum pembalikan yang kuat setelah beberapa sesi koreksi. Namun investor tetap perlu melihat dukungan volume dan momentum berkelanjutan sebelum menyusun rencana trading.

SahamPerubahanHarga Penutupan
UANG+24,93%Rp4.310
NETV+24,72%Rp106
ALKA+24,11%Rp875
DEFI+23,60%Rp110
AGAR+22,43%Rp262

Nilai transaksi hari ini memuncak pada saham dengan likuiditas tinggi, menunjukkan minat investor yang tetap terjaga meski IHSG turun. Deretan saham dengan nilai transaksi tertinggi menampilkan dinamika pasar yang solid dan kemampuan beberapa emiten untuk menarik pembeli institusional.

Dari data live, saham dengan nilai transaksi tertinggi mencatat catatan berbeda, dengan fokus pada profil perusahaan yang mampu menjaga arus kas dan prospek pertumbuhan di tengah volatilitas pasar. Investor disarankan menimbang likuiditas sebagai faktor penting dalam pemilihan saham untuk manuver jangka pendek.

Di antara penggerak utama likuiditas hari ini, BUMI memimpin transaksi dengan total sekitar Rp696 miliar, diikuti BBCA Rp633 miliar, TLKM Rp624 miliar, dan BMRI Rp425 miliar. Meski IHSG cenderung melemah, aktivitas perdagangan menunjukkan adanya minat belanja yang tetap kuat pada beberapa saham unggulan.

SahamNilai TransaksiHarga Terakhir
BUMIRp696 miliar
BBCARp633 miliar
TLKMRp624 miliar
BMRIRp425 miliar
broker terbaik indonesia