ISM Manufacturing PMI Diperkirakan Turun; EUR/USD Terdepak Menuju Lows 2026 — Analisa Fundamental dan Teknis

ISM Manufacturing PMI Diperkirakan Turun; EUR/USD Terdepak Menuju Lows 2026 — Analisa Fundamental dan Teknis

Signal EUR/USDSELL
Open1.150
TP1.136
SL1.156
trading sekarang

ISM Manufacturing PMI AS untuk Maret diperkirakan mengalami penurunan tipis menjadi sekitar 52,3 dari 52,4 pada Februari. Pasar menantikan rilis subindeks Prices dan Employment sebelum laporan NFP dirilis. Angka ini dinilai sebagai indikator penting kesehatan sektor manufaktur AS dan bisa memandu pergerakan dolar.

PMI adalah gambaran aktivitas manufaktur yang diperoleh dari survei terhadap perusahaan-perusahaan di seluruh AS. Angka di atas 50 menunjukkan ekspansi, sedangkan di bawah 50 menandakan kontraksi. Karena ISM PMI sering menjadi petunjuk cepat untuk kebijakan moneter, dinamika angka ini menjadi fokus utama para pelaku pasar.

Pada laporan Februari, PMI AS tetap berada di wilayah ekspansi meski melambat dari 52,6 di Januari. Indeks New Orders naik menjadi 55,8, menandakan permintaan baru masih kuat meskipun momentum keseluruhan melambat. Prices Index melonjak ke 70,5—tertinggi sejak Juni 2022—sementara Employment Index naik tipis menjadi 48,8. Analisis dari Cetro Trading Insight menekankan perlu memantau subindeks inflasi dan tenaga kerja sebagai sinyal utama.

EUR/USD saat ini dibayangi oleh kekuatan dolar AS, didorong oleh sentimen risiko yang tertekan dan prospek data AS yang lebih kuat. Data ekonomi yang membaik meningkatkan peluang The Fed menaikkan suku bunga, menyiratkan dolar bisa tetap kuat. Dalam konteks ini, EUR/USD berisiko turun menuju level rendah sekitar 1,1411 pada ujung pengamatan, terutama jika data rilis ISM menunjukkan perbaikan.

Dari sudut teknikal, EUR/USD menunjukkan tekanan jual. Pada grafik harian, indikator turun menuju wilayah negatif dan pasangan diperdagangkan di bawah 20-day SMA sekitar 1,1670, menambah beban pada tren bearish. Secara mingguan, pergerakan harga mengarah ke sisi bawah, memperkuat argumen untuk turunnya pasangan ini ke area support.

Meski ada skenario kenaikan sementara jika ISM menunjukkan data kuat, efeknya diperkecil oleh dominasi permintaan terhadap dolar. Level resistance kunci berada di sekitar 1,1560, 1,1600, dan 1,1670; namun peluang perbaikan EUR tetap terbatas tanpa kejutan data yang positif. Skenario downside tetap relevan karena sentimen dolar yang kuat dan ekspektasi kebijakan Fed.

Data NFP yang rencanan dirilis pada hari Jumat menjadi fokus berikutnya bagi pasar. Pergerakan USD dan EUR sekarang sangat sensitif terhadap laporan pekerjaan, apalagi setelah angka ISM mempengaruhi ekspektasi kebijakan moneter. Pelaku pasar sebaiknya menimbang risiko geopolitik dan faktor minyak yang dapat memicu volatilitas.

Strategi trading untuk EUR/USD yang disarankan berpegang pada konvergensi antara data fundamental dan sinyal teknikal. Jika Anda ingin posisi jangka pendek, posisi jual bisa ditempatkan sekitar 1,1500 dengan target di sekitar 1,1360 dan stop loss di 1,1560 untuk menjaga manajemen risiko yang proporsional. Rasio risiko-peluang sekitar 2,3:1, memenuhi standar minimum 1:1,5 yang telah ditetapkan.

Penekanan pada manajemen risiko menjadi penting karena volatilitas dapat meningkat akibat rilis data ekonomi dan peristiwa geopolitik. Revisi rencana trading jika breakout terjadi di luar level utama, dan selalu memantau indikator teknikal serta perkembangan fundamental global. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami dinamika pasar secara lebih jelas.

broker terbaik indonesia