Analisa terbaru dari UOB Global Economics & Markets Research menunjukkan bahwa tenaga kerja Malaysia semakin kuat pada kuartal keempat 2025. Pengangguran turun menjadi 2,9% dan tingkat partisipasi tetap di 70,9%. Angka ini menandai penurunan pengangguran di bawah ambang 3,0% untuk pertama kalinya sejak 2014, menandakan landasan ketenagakerjaan yang lebih stabil.
Faktor pendorong utama meliputi pertumbuhan domestik yang tetap tangguh, program pekerjaan dalam Budget 2026, inisiatif strategis nasional, peningkatan aktivitas pariwisata, dan permintaan berkelanjutan dari siklus AI. Kombinasi ini memberikan dasar yang kuat bagi pasar tenaga kerja meski tantangan eksternal tetap ada.
Kami memperkirakan tren ini akan berlanjut pada 2026 dengan tingkat pengangguran sekitar 2,9%, berada di bawah 3,0% lagi. Tenaga kerja yang lebih kuat menjadi penopang stabilitas makro dan menunjang prospek pertumbuhan domestik jangka menengah tanpa perlu perubahan mendasar pada kebijakan fiskal. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk pembaca ekonomi terdepan.
Budget 2026 menekankan inisiatif pekerjaan yang bertujuan menjaga penyerapan tenaga kerja tetap kuat. Sementara itu, kelanjutan pelaksanaan inisiatif strategis nasional memperkuat struktur ekonomi dan mengurangi risiko akibat volatilitas global. Kebijakan ini berperan sebagai penyokong permintaan domestik yang selama ini menjadi motor utama pertumbuhan.
Selain itu, pemulihan sektor pariwisata dan permintaan berkelanjutan dari AI upcycle menjadi faktor penting dalam dinamika tenaga kerja. Penekanan pada digitalisasi dan investasi produktif menjadi peluang bagi pelaku bisnis dan investor untuk mengevaluasi peluang di pasar Malaysia.
Secara keseluruhan, prospek jangka menengah menunjukkan pengangguran tetap relatif rendah, dengan dukungan kebijakan dan reformasi yang berkelanjutan. Jika pelaksanaan Budget 2026 berjalan mulus dan sektor utama tetap tumbuh, sentiment pasar terhadap aset berisiko di negara ini bisa mendapat dukungan positif. Analisis ini disajikan oleh Cetro Trading Insight.