Sebuah kejutan inflasi pada Januari memicu pergeseran harga di pasar valuta asing. Investor menilai bahwa laju inflasi yang lebih tinggi dari ekspektasi membuat pasar menilai potensi pemotongan suku bunga Norges Bank menjadi lebih terhambat di tahun berjalan. Meski demikian, beberapa analis menilai langkah ini terlalu dini dan bisa kembali mengubah dinamika jika inflasi kembali ke level 3.0% dalam beberapa bulan ke depan.
Dalam konteks ini, kronologi pergerakan mencerminkan kombinasi antara tekanan harga domestik dan penilaian pasar terhadap kurva suku bunga. Data CPI yang melonjak mendorong pelemahan ekspektasi pelonggaran pada 2024, sementara pergeseran kurva tetap menunjukkan dukungan untuk NOK jika kondisi risiko tetap stabil. Para pelaku pasar memandang NOK sebagai aset dengan profil imbal hasil relatif menarik dibandingkan dengan mata uang utama lainnya.
Secara ringkas, satelit harga yang terbentuk menunjukkan bahwa NOK telah menambah kekuatannya minggu lalu sebelum koreksi akibat aksi jual saham global. Meski begitu, pergerakan tersebut tetap menambah bobot bagi NOK jika faktor volatilitas inflasi mereda di beberapa bulan mendatang.
Analisis valuasi jangka pendek menunjukkan bahwa EUR/NOK menilai pada level wajar berkat repricing hawkish pada kurva NOK. Dengan demikian, upaya untuk melemahkan NOK melalui kejutan dovish cenderung belum cukup untuk meredam momentum mata uang Norwegia sepanjang minggu.
Para analis menegaskan bahwa peran volatilitas inflasi dan dinamika suku bunga domestik menjadi kunci. Peluang pemotongan suku bunga di musim panas masih menjadi baseline jika inflasi kembali ke target. Namun, hingga saat itu, sulit untuk menentang kekuatan NOK terhadap pasangan lintas mata uang utama lainnya.
Secara teknis, meski EUR/NOK berada pada laju yang lebih rendah dari ekspektasi, sebagian investor menunggu sinyal volatilitas yang lebih besar dari data inflasi berikutnya untuk menentukan arah jangka menengah.
Dengan menjaga sentimen risiko tetap terkendali, NOK bisa menemukan dukungan lebih lanjut dari profil suku bunga domestik yang menarik. Secara umum, preferensi kami untuk waktu dekat adalah NOK kuat terhadap SEK, dengan peluang yang lebih luas bagi NOK dalam beberapa bulan ke depan.
Para analis menekankan bahwa pergerakan di pasar akan sangat bergantung pada dinamika risiko global dan kecepatan laju inflasi. Investor disarankan menjaga kehati-hatian sambil memanfaatkan peluang nilai relatif antara NOK dan mata uang utama lainnya.
Sejalan dengan latar belakang ini, laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk pembaca kami, dengan penekanan pada analisis fundamental yang relevan bagi investor ritel dan pelaku pasar global.