LAPD Akuisisi BSS Rp59,43 Miliar: Ekspansi LAPD ke Sektor Energi dan Pertambangan

LAPD Akuisisi BSS Rp59,43 Miliar: Ekspansi LAPD ke Sektor Energi dan Pertambangan

trading sekarang

Cetro Trading Insight melaporkan langkah terobosan bagi LAPD yang siap mengakuisisi BSS dengan nilai transaksi mencapai Rp59,43 miliar, menandai arah baru perusahaan menuju ekspansi energi dan pertambangan. Transformasi ini berpotensi mengubah lanskap pendapatan dan portofolio perseroan dalam beberapa kuartal mendatang. Analisis ini disusun untuk pembaca awam sambil tetap menjaga kaidah jurnalistik.

PT Leyand International Tbk LAPD menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat PPJB dengan pemilik saham BSS. Pemegang mayoritas BSS adalah PT JSI Sinergi Mas, sedangkan dua pemegang lainnya adalah PT Sapta Sinergy Saguna dan PT Mineral Sumber Rejeki. Transaksi ini dilakukan secara bertahap sesuai kesepakatan para pihak.

Nilai transaksi ditetapkan Rp59,43 miliar dengan pembelian saham milik JSI Sinergi Mas sebesar Rp51,975 miliar, Sapta Sinergy Saguna Rp4,455 miliar, dan Mineral Sumber Rejeki Rp3 miliar. Pembayaran dilakukan secara bertahap sesuai kesepakatan para pihak.

Setelah seluruh persyaratan terpenuhi, LAPD akan menguasai 99 persen saham BSS. Kepemilikan JSI Sinergi Mas terdilusi menjadi 0,875 persen, Sapta Sinergy Saguna menjadi 0,075 persen, dan Mineral Sumber Rejeki tersisa 0,050 persen. Syarat pendahuluan meliputi persetujuan pemegang saham target serta izin dan persetujuan pihak ketiga relevan, dengan jangka waktu maksimal tiga bulan sejak penandatanganan PPJB.

Rencana akuisisi sejalan dengan strategi JSI Sinergi Mas untuk mengembangkan LAPD ke sektor energi dan pertambangan setelah kepemilikan menjadi mayoritas. Langkah ini mencerminkan dorongan untuk memperluas jalur pendapatan melalui layanan kontraktor pertambangan yang komprehensif.

Integrasi antara LAPD dan BSS diharapkan menghasilkan sinergi operasional dan efisiensi biaya, dengan potensi peningkatan margin seiring peningkatan kapasitas produksi dan jangkauan geografis di Kalimantan. Portofolio layanan yang lebih luas juga membuka peluang kontrak baru di sektor energi, memberikan kestabilan pendapatan lebih lanjut.

BSS beroperasi di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan dan berada di bawah kendali JSI Sinergi Mas yang akan menjadi pengendali baru LAPD. Dinamika regulasi dan izin menjadi faktor penentu kelanjutan transaksi, sedangkan kontrol terpusat di bawah LAPD diharapkan mempercepat respons terhadap peluang pasar.

broker terbaik indonesia