NAYZ Bersiap Dipimpin Saiko Consultancy: Akuisisi 750 Juta Saham, MTO, dan Rights Issue

NAYZ Bersiap Dipimpin Saiko Consultancy: Akuisisi 750 Juta Saham, MTO, dan Rights Issue

trading sekarang

Di bursa yang tengah menunggu berita, Hassana Boga Sejahtera Tbk (NAYZ) melangkah ke babak baru dengan Saiko Consultancy Pte Ltd sebagai calon pengendali. Transaksi ini berpotensi mengubah arah perseroan yang fokus pada MP-ASI organik dan bisa menjadi momentum penting bagi pemegang saham maupun pelanggan.

Saiko berencana mengakuisisi 750 juta saham NAYZ, setara sekitar 29,4 persen dari modal disetor dan ditempatkan. Saat ini Asia Intrainvesta memegang 57,1 persen sehingga pengendali lama kemungkinan masih mempertahankan posisi meski ada perubahan.

Transaksi jual beli saham diperkirakan selesai paling lambat kuartal III 2026, dan Saiko berencana menyelenggarakan Mandatory Tender Offer untuk menyerap 250 juta saham pada harga Rp23,5 per saham—jauh di bawah level Rp60 yang menjadi patokan pasar. Selain itu RUPSLB dalam 12 bulan ke depan akan dimanfaatkan untuk persetujuan rights issue.

Secara strategis, inbreng aset melalui kepemilikan Saiko ke dalam NAYZ menandai langkah ekspansi korporasi. Rencana MTO dan rights issue dipandang sebagai mekanisme untuk menyeimbangkan kepemilikan sambil menjaga kelangsungan operasional, menurut analisis kami di Cetro Trading Insight.

NAYZ tetap fokus pada penjualan MP-ASI organik dan operasional perseroan dinyatakan berjalan normal untuk menjaga pasokan dan layanan kepada pelanggan.

Identitas Saiko sebagai pengendali baru masih terbatas, menambah ketidakpastian bagi investor meski perseroan menegaskan operasional tetap berkelanjutan.

Regulasi BEI dan persetujuan RUPSLB serta MTO menjadi prasyarat utama dalam transisi kepemilikan. Periode hingga kuartal III-2026 menjadi kerangka waktu bagi konfirmasi resmi dan rincian rinci proyek ekspansi.

Bagi investor, perubahan kepemilikan membawa peluang untuk memperluas portofolio produk terutama MP-ASI organik, namun juga menimbulkan risiko terkait transparansi dan kejelasan rencana bisnis di bawah kendali Saiko.

Nilai saham NAYZ saat ini berada di sekitar Rp60 per lembar, sementara MTO ditawarkan pada Rp23,5, sehingga potensi dilusi perlu diawasi. Investor disarankan mengikuti perkembangan transaksi hingga publikasi dokumen resmi BEI.

banner footer