Data Nonfarm Payrolls (NFP) Februari menunjukkan penurunan 92 ribu pekerjaan, mengejutkan pasar dan menambah kekhawatiran mengenai momentum pemulihan ekonomi AS. Revisi data bulan sebelumnya juga turun menjadi 126 ribu, menambah nuansa melemah pada laju perekrutan. Tingkat pengangguran naik menjadi 4,4% dan labor force participation rate turun menjadi 62%. Meski data tenaga kerja melemah, pertumbuhan upah tetap kuat, dengan pendapatan per jam rata-rata naik 0,4% secara bulanan dan 3,8% secara tahunan. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.
Penurunan NFP dan kenaikan pengangguran menambah kompleksitas bagi jalur kebijakan The Fed, karena bank sentral harus menyeimbangkan pelemahan tenaga kerja dengan tekanan inflasi yang masih ada melalui upah. Pasar juga menimbang dampak data ini terhadap ekspektasi jalur suku bunga dan stabilitas pertumbuhan. Sementara itu, penjualan ritel Januari yang turun 0,2% menegaskan perlambatan permintaan domestik dan memperkuat kekhawatiran akan daya beli konsumen.
Di sisi dolar, Indeks DXY cenderung datar di sekitar level 99,00, mencerminkan keseimbangan antara kejutan data dan arus safe-haven. Pasar menilai bahwa kebijakan The Fed bisa berjalan lebih hati-hati, sehingga volatilitas jangka pendek pada pasangan mata uang utama tetap ada. Secara keseluruhan, data tenaga kerja memperumit ekspektasi terhadap suku bunga dan mempengaruhi dinamika pasar forex.
Ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat setelah pernyataan terkait negosiasi dengan Iran, meningkatkan risiko global dan mendorong permintaan aset safe-haven. Kondisi ini memicu volatilitas di pasar mata uang dan memperburuk sentimen untuk aset berisiko. Dalam konteks tersebut, DXY berfluktuasi di sekitar level 99,0, sementara CHF dan logam safe-haven lainnya menunjukkan kekuatan lebih besar.
CHF menguat terhadap dolar AS dan SNB menegaskan kesiapan intervensi untuk menjaga tingkat apresiasi franc agar tidak terlalu besar. Sentimen risk-off memperkuat profil safe-haven CHF, sementara volatilitas pasar tetap tinggi. Pergerakan USDCHF mengikuti aliran risiko global, dengan fokus pada tindakan kebijakan moneter Swiss.
Secara praktis, momentum saat ini bisa memperlihatkan peluang bagi trader untuk memanfaatkan pelemahan USDCHF jika tekanan geopolitik berlanjut. Trader perlu memantau timing rilis berita serta level harga di sekitar area 0,7780 untuk konfirmasi. Pergerakan lebih lanjut akan sangat dipengaruhi aksi intervensi SNB dan arah risiko global.
Fokus kebijakan moneter global membentuk arah pasar, dengan data AS yang campuran membuat prospek The Fed menjadi lebih berhati-hati. Pasar juga memantau komentar pejabat bank sentral terkait jalur kenaikan suku bunga. Ketidakpastian ini menjaga volatilitas pasar forex dalam kisaran yang relatif sempit namun tetap relevan.
Dolar AS cenderung datar di tengah ketidakpastian, sementara CHF mendapat dorongan safe-haven akibat faktor geopolitik dan kebijakan SNB. Investor menilai bahwa pergerakan dolar terhadap pasangan utama akan dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik serta arah inflasi domestik. Dalam jangka pendek, pasangan USDCHF bisa tetap berada di kisaran rendah menengah tergantung pada rilis data berikutnya.
Sell USDCHF sekitar 0,7780 dengan target 0,7720 dan stop loss 0,7820. Rasio risiko-imbalan sekitar 1:1,5 akan dipertahankan. Perkiraan ini bergantung pada kelanjutan tekanan geopolitik dan respons kebijakan SNB.