NZD/USD mempertahankan posisi di tengah pelemahan dolar AS, saat pelaku pasar berhati-hati menjelang data ekonomi utama yang tertunda. Pasangan ini diperdagangkan sekitar 0.6020 selama sesi Eropa hari ini, menandai kelanjutan penguatan setelah sesi sebelumnya. Para pelaku pasar menilai bahwa penundaan data AS menahan arah pergerakan, sambil menunggu kebijakan selanjutnya dari bank sentral. Laporan ini disampaikan oleh Cetro Trading Insight.
Data pekerjaan AS yang dinantikan menjadi fokus utama. Nonfarm Payrolls diperkirakan bertambah sekitar 70.000 pekerjaan, sementara tingkat pengangguran diperkirakan tetap di 4.4%. Pasar juga menantikan pembaruan indeks harga konsumen CPI Januari yang tertunda untuk dirilis Jumat. Penundaan data ini menambah ketidakpastian tetapi tetap menjaga tema bahwa USD bisa melemah jika data mengecewakan.
Di sisi NZ, data menunjukkan pengangguran melonjak meski pertumbuhan pekerjaan tetap kuat, memperbesar ketidakpastian arah kebijakan moneter. Hal ini menambah tekanan bagi peluang kenaikan suku bunga dalam waktu dekat meski inflasi tetap di atas target. Pertemuan kebijakan pertama RBNZ di bawah Gubernur Anna Breman pada 18 Februari diperkirakan akan menjaga suku bunga stabil sambil menampilkan proyeksi ekonomi terbaru.
Faktor utama yang membentuk gerak NZDUSD adalah ekspektasi data AS yang tertunda dan pandangan bahwa The Fed akan menahan suku bunga pada rapat mendatang. Pelaku pasar menilai tanda-tanda bahwa inflasi masih di atas target meski pertumbuhan tenaga kerja melambat. Ketidakpastian ini membuat kiwi mendapat dukungan dari pelemahan USD.
Indikasi sentimen konsumen Michigan menunjukkan lonjakan ke 57.3 pada Februari, menandai tertinggi enam bulan dan mengalahkan ekspektasi. Pasar secara umum memperkirakan bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga pada Maret dan menunda pemotongan hingga Juni atau September. Kondisi ini memicu sikap berhati-hati dan meningkatkan peluang NZD menguat terhadap USD jika data global terus mengecewakan.
Di sisi domestik, data inflasi NZ tetap di atas target meski laju tenaga kerja membaik. Pasar menilai kebijakan RBNZ tidak akan mengalami perubahan besar dalam waktu dekat, sementara proyeksi ekonomi akan diperbarui di pertemuan mendatang. Gambaran kebijakan yang hati-hati menambah ruang bagi NZDUSD untuk menguat jika dinamika eksternal tetap mendukung pelemahan dolar.
Secara umum, sinyal utama adalah peluang beli pada NZDUSD jika dolar AS melemah lebih lanjut. Pasar menekankan bahwa data AS dan arah kebijakan The Fed menjadi kunci utama untuk pergerakan pasangan ini. Secara teknikal, tren saat ini menunjukkan kiwi bertahan di atas level 0.6000 sebagai support utama.
Level kunci untuk memasang posisi long adalah 0.6000 sebagai support dan 0.6060 sebagai target. Jika harga menembus di atas 0.6060, potensi kenaikan berlanjut, sementara penurunan di bawah 0.6000 bisa menambah tekanan. Pengamatan volume dan konfirmasi pola akan menjadi kunci sebelum masuk posisi.
Risk management menjadi prioritas; gunakan ukuran posisi yang tepat dan pasang stop loss yang cukup jauh dari level entry. Rasio reward yang diharapkan minimal 1:1.5 perlu dipenuhi sebelum masuk posisi, sesuai konteks volatilitas pasar. Pemantauan berita ekonomi menjelang rilis data AS akan menjadi kunci bagi strategi trading.