Prospek NZDUSD saat ini didorong oleh dinamika global terkait dolar AS. Ekspektasi pemotongan suku bunga Fed dan kekhawatiran mengenai independensi bank sentral memicu pelemahan dolar, yang pada gilirannya memberi ruang bagi pasangan ini untuk menguat. Selain itu, sentimen risiko yang lebih tinggi mendukung Mata Uang Kiwi sekaligus mengimbangi data inflasi China yang relatif lemah.
Data inflasi China menunjukkan CPI naik tipis 0,2% YoY pada Januari dan PPI tetap terkontraksi. Angka tersebut meningkatkan harapan adanya stimulus lebih lanjut, baik fiskal maupun moneter, yang secara tidak langsung mendukung mata uang antipodean. Pasar menilai faktor-faktor ini sebagai pendukung tambahan bagi NZD terhadap USD dalam jangka pendek.
Di sisi NZ, data pengangguran pada kuartal keempat 2025 menunjukkan peningkatan, yang menimbang kemungkinan kebijakan RBNZ tetap pada jalurnya. Meski demikian, sentimen risiko secara umum masih mendukung Kiwi karena permintaan komoditas dan prospek pertumbuhan global yang lebih stabil. Pasar tetap waspada terhadap data pekerjaan AS berikutnya dan bagaimana hal itu akan membentuk ekspektasi kebijakan Fed.
Harga NZDUSD menembus 0,6065 dan mencapai level tertinggi mendekati dua minggu di sesi Asia. Kondisi ini mencerminkan aliran beli yang kuat di tengah dolar yang lemah dan optimisme terhadap peluncuran data NFP AS. Jika dolar tetap lemah, potensi pergerakan lebih lanjut menuju area 0,6140 bisa terjaga.
Investor menantikan laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang bisa menjadi penentu arah dolar. Data NFP yang kuat dapat mengangkat dolar dan membatasi kenaikan NZDUSD, sementara data yang lemah bisa membuka ruang bagi potensi kelanjutan rebound Kiwi. Faktor lain seperti ekspektasi pemotongan suku bunga Fed juga membentuk dinamika kurs pada hari-hari mendatang.
Secara teknikal, penembusan di atas 0,6065 akan dianggap sebagai sinyal lanjutan bullish. Target pertama berada di sekitar 0,6140, dengan risiko yang didefinisikan melalui level stop di sekitar 0,6030. Trader disarankan untuk memantau pergerakan harga terhadap rilis data utama dan menjaga rasio risk-reward minimal 1:1.5.
Rencana perdagangan untuk skenario ini adalah membeli NZDUSD dengan level masuk sekitar 0,6065. Alasan utama adalah kombinasi faktor fundamental yang mendukung Kiwi dan potensi pergerakan teknikal yang berlanjut jika dolar AS melemah. Rasio risiko-imbalan yang diharapkan berada di atas 1:1,5 membuat peluang ini layak diperhatikan.
Batas kerugian ditempatkan di sekitar 0,6030 untuk menjaga jarak risiko terhadap potensi pergerakan. Realisasi target bergantung pada bagaimana pasar merespon data NFP dan pernyataan kebijakan Fed di masa mendatang. Trader juga perlu mempertimbangkan perubahan sentimen risiko global yang bisa mengubah arah pasangan secara tiba-tiba.
Selalu evaluasi kepatuhan terhadap rencana manajemen risiko dan hindari over-leverage. Peningkatan volatilitas bisa terjadi menjelang data ekonomi utama, sehingga konfirmasi pertama bisa diberikan lewat tindakan harga. Secara umum, skenario ini mengandalkan kombinasi tingkat suku bunga dan sentimen risiko untuk memberikan peluang yang menguntungkan.