Disusun oleh Cetro Trading Insight
Ketegangan geopolitik yang berkelanjutan menjaga permintaan terhadap dolar AS tetap kuat. Investor melihat dolar sebagai pelindung nilai di tengah ketidakpastian geopolitik. Kondisi ini mendukung permintaan safe-haven dan menekan pasangan mata uang berisiko seperti NZD.
Harga minyak yang berada pada level tinggi menambah tekanan inflasi di AS dan memperkuat ekspektasi kenaikan yields. Inflasi yang lebih tinggi meningkatkan biaya pendanaan dan memperkuat posisi Federal Reserve untuk menjaga kebijakan yang hati-hati. Narasi 'higher-for-longer' tetap menjadi pedoman bagi kebijakan moneter.
Data terbaru menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja tetap relatif kuat meskipun klaim awal lebih tinggi dari perkiraan. Pasar tenaga kerja yang kokoh mendorong ekspektasi bahwa Fed tidak akan tergesa-gesa memangkas suku bunga. Kenaikan harga minyak dan volatilitas geopolitik terus menambah tekanan pada inflasi.
Pada sisi Selandia, langkah kebijakan Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) menunjukkan kehati-hatian dalam menghadapi risiko harga yang naik dan pertumbuhan domestik yang rapuh. Sinyal Fed yang relatif tegas memberikan dukungan bagi dolar AS terhadap NZD. Kondisi ini membuat pasangan NZD/USD terkendali di kisaran rendah hingga menengah.
Inflasi di Selandia sedikit berada di luar target, tetapi bank sentral menyeimbangkan risiko harga atas dengan ekonomi domestik yang rapuh. Pasar melihat ruang terbatas untuk pelonggaran lebih lanjut, sehingga peningkatan nyala bagi USD relatif tetap. Perubahan kebijakan RBNZ berpotensi menjaga pasangan ini dalam tekanan tambahan.
Secara teknis, grafik empat jam menunjukkan NZD/USD berada di sekitar 0.5863, dengan harga tetap di atas moving average 20 periode (0.5791) dan 100 periode (0.5779). Metrik RSI berada di wilayah tinggi mendekati 75, menandakan momentum kenaikan mungkin sudah panas. Resistance tercatat di 0.5868, 0.5907, dan 0.5930, sementara dukungan berada di 0.5854, 0.5838, dan 0.5831.
Analisis teknis pada kerangka empat jam menunjukkan bias menorak; pair berada di 0.5863 dengan indikator moving average menunjukan dukungan jangka pendek. Harga tetap berada di atas SMA 20 dan SMA 100, memberi sinyal tahan lama terhadap retracement.
RSI berada di sekitar 75, menandai kejenuhan momentum kenaikan dan kemungkinan koreksi. Level resistensi utama berada di 0.5868, 0.5907, dan 0.5930, sedangkan level supportive berada di 0.5854, 0.5838, dan 0.5831.
Dengan dinamika ini, tidak ada rekomendasi sinyal perdagangan karena perbandingan risiko terhadap potensi keuntungan tidak memenuhi kriteria minimal 1:1.5. Oleh karena itu sinyal perdagangan dinyatakan 'no' dan trader disarankan menunggu konfirmasi lebih lanjut.