Dalam laporan terkini dari Cetro Trading Insight, bursa saham Asia menunjukkan kebangkitan tak terduga di tengah volatilitas global. Indeks acuan seperti KOSPI Korea Selatan naik 0,68 persen, melanjutkan reli untuk hari ketiga berturut-turut. Kinerja otomotif dan sektor keuangan menjadi motor penggerak, dengan Hyundai Motor melonjak 4,89 persen dan Kia Corp menguat 4,07 persen. emas antam hari ini.
Analisa Array menunjukkan bagaimana sentimen positif di Korea Selatan membentuk momentum lebih lanjut menjelang rilis data ekonomi utama. Ekspor Korea Selatan melonjak 44,4 persen secara tahunan menjadi USD 21,39 miliar dalam 10 hari pertama Februari, memicu reaksi positif di pasar. Sementara itu, data tenaga kerja Januari yang lebih lemah dari perkiraan membatasi optimisme investor.
Di wilayah regional, indeks ASX 200 Australia naik 1,44 persen di perdagangan pagi, memulihkan diri dari sesi sebelumnya. Sektor keuangan dan pertambangan memimpin pergerakan, dengan Commonwealth Bank melonjak 6,6 persen ke level tertinggi sejak 11 November 2025 setelah laporan laba paruh pertama yang memecahkan rekor. Pasar juga menilai data perdagangan global dan volatilitas mata uang yang tetap menjadi faktor pembentuk sentimen.
Di Australia, indeks ASX 200 rebound 1,44 persen pada perdagangan pagi setelah sesi sebelumnya melemah, dipimpin oleh sektor keuangan dan pertambangan. Bank-bank besar meneruskan rally setelah laporan laba positif memicu pembelian kembali, khususnya saham bank unggul saat ini. Analisa Array menunjukkan bahwa peluang teknikal mendukung kelanjutan rebound di sektor keuangan dalam beberapa hari ke depan.
Bank Commonwealth Bank mencatat lonjakan 6,6 persen ke level tertinggi sejak 11 November 2025 setelah laporan laba tunai paruh pertama mencetak rekor AUD 5,45 miliar. Klaim, margin, dan laba memicu dorongan investor besar. Hal ini juga menyoroti risiko terkait AI yang dapat memicu volatilitas jika kebijakan dan pasar bereaksi berlebihan. emas antam hari ini.
Selain itu, sektor pertambangan emas naik 0,7 persen untuk hari ketiga berturut-turut, mendorong sektor pertambangan secara keseluruhan menguat. Tekanan dari harga logam mulia dan dinamika permintaan global menjadi pendorong tambahan bagi sentimen pasar regional.
Di level global, Shanghai Composite naik 0,19 persen, Hang Seng Hong Kong bertambah 0,30 persen, dan STI Singapura naik tipis 0,08 persen, memperkaya lanskap Asia. Wall Street pada perdagangan Selasa beragam, dengan Dow Jones Industrial Average naik 0,10 persen ke level 50.188,14, sementara S&P 500 turun 0,33 persen dan Nasdaq Composite melemah 0,59 persen. Investor juga memperhatikan data perdagangan dan ketenagakerjaan AS yang bisa mengubah arah kebijakan moneter. emas antam hari ini menjadi salah satu aset lindung nilai yang sering dipantau di tengah volatilitas.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS turun setelah data ekonomi menunjukkan perlambatan, menambah konteks bagi evaluasi risiko global. Secara konkret, Dow Jones naik 0,10 persen menjadi 50.188,14, S&P 500 turun 0,33 persen ke 6.941,81, dan Nasdaq turun 0,59 persen di level 23.102,47. Para pelaku pasar menilai kombinasi data ekonomi dan kebijakan akan menentukan arah pasar dalam beberapa pekan ke depan.
Array menjadi kerangka analisis bagi investor untuk memahami dinamika pasar kronis, dengan fokus pada momentum teknikal dan faktor fundamental yang menggerakkan pasar. Para pelaku pasar dinilai perlu menimbang sinyal dari berbagai indeks global dan rilis data utama untuk menentukan langkah investasi selanjutnya di pasar modal dunia.