Data Tenaga Kerja AS menunjukkan momentum yang tidak menggembirakan. Pembukaan lowongan pekerjaan di Amerika Serikat menurun dibandingkan estimasi pasar. Laporan ADP mengenai pertumbuhan penggajian sektor swasta pada Desember juga berada di bawah proyeksi, menambah tekanan positif bagi emas.
Di samping itu, bank sentral China melanjutkan pembelian emas secara berkelanjutan hingga bulan keempat belas berturut-turut pada Desember. Kebijakan tersebut menekan volatilitas dan meningkatkan permintaan terhadap logam mulia di pasar global. Gabungan faktor makro ini menjadi potensi pendongkrak bagi harga emas dalam beberapa waktu ke depan.
Secara umum, sinyal fundamental ini meningkatkan argumen untuk arah bullish emas, sambil investor tetap memperhatikan dinamika teknikal sebagai konfirmasi tambahan. Pergerakan jangka pendek bisa didorong oleh sentimen risiko dan aliran dana di pasar komoditas, sehingga para trader perlu waspada terhadap peluang setup buy di zona dukungan.
Harga emas saat ini berada di area support pada time frame H1, yang bisa dijadikan referensi untuk peluang beli. Zona 4431.62 sampai 4463.90 menggambarkan area di mana tekanan pembeli cenderung muncul jika harga memantul.
Rencana trading menempatkan TP pertama di 4508.93 dengan TP lanjutan di 4571.10 dan 4634.19. Stop loss ditempatkan di 4384.48. Dengan open berada di 4431.62, rasio risiko-imbalan berpotensi mencapai lebih dari 1:1.5 jika target tercapai.
Prediksi untuk XAUUSD menunjukkan peluang yang kuat jika harga bisa menahan area dukungan dan mengkonfirmasi pembalikan melalui aksi harga. Trader disarankan memantau konfirmasi candle pada area tersebut serta menjaga manajemen risiko yang ketat untuk menjaga peluang profit jangka menengah.
| Area Support | 4431.62 ~ 4463.90 |
|---|---|
| TP 1 | 4508.93 |
| TP 2 | 4571.10 |
| TP 3 | 4634.19 |
| SL | 4384.48 |
| Open | 4431.62 |