Perak telah berada dalam penurunan tajam yang membawa harga ke zona koreksi sekitar 70-80 dolar per ons. Analisis OCBC Group Research, Sim Moh Siong dan Christopher Wong, menekankan bahwa meski koreksi terjadi, perak tetap sangat sensitif terhadap pergerakan dolar AS dan ketidakpastian kebijakan moneter. Kondisi perdagangan diperkirakan akan berombak karena kepercayaan pasar belum pulih sepenuhnya.
Saat ini, aksi jual terlihat kuat dipicu oleh level stop-loss dan tekanan margin. Pelaku pasar melakukan penyesuaian posisi secara cepat, memindahkan eksposur ke sisi yang lebih defensif. Hal ini mencerminkan sifat logam mulia yang memiliki beta lebih tinggi terhadap sikap risiko pasar.
Kepemimpinan Federal Reserve menjadi faktor penting bagi perak, karena perubahan kebijakan dapat menggerakkan imbal hasil dan nilai dolar. Pergerakan harga logam mulia tetap bergantung pada arah kebijakan dan narasi pasar tentang pemulihan ekonomi. Para analis menekankan bahwa volatilitas tetap tinggi meski koreksi berlangsung.
Wilayah 70-90 dolar per ons kini menjadi zona stabilisasi yang krusial bagi perak. Kegagalan untuk bertahan di atas area tersebut dapat membuka risiko koreksi yang lebih dalam menuju level 58 atau 60 dolar. Analisis menunjukkan bahwa pergerakan di kisaran ini mencerminkan keseimbangan antara tekanan jual dan pembelian yang rapuh.
Kecepatan pergerakan harga mengindikasikan penyesuaian posisi, pemicu stop-loss, dan aktivitas penjualan terkait margin. Sinyal teknikal menunjukkan bahwa likuiditas sedang berubah dengan cepat, memperbesar rentang fluktuasi. Para investor perlu memperhatikan sinyal dari indikator volatilitas dan perubahan imbal hasil.
Meskipun harga logam mulia menurun pasca koreksi, sensitivitas terhadap dolar AS, imbal hasil, dan kebijakan Fed tetap tinggi, terutama dengan dinamika kepemimpinan yang berubah. Perilaku pasar yang rapuh menempatkan perak pada bidikan arus risiko global. Kondisi ini menuntut kehati-hatian bagi mereka yang mengandalkan eksposur komoditas secara langsung.
Investor disarankan memantau pergerakan USD serta arah kebijakan moneter karena perak cenderung lebih responsif dibandingkan logam lain terhadap faktor-faktor ini. Data imbal hasil dan komentar pejabat bank sentral dapat memicu perubahan cepat pada harga. Pembaruan monitornya membantu menilai apakah fase koreksi akan berlanjut atau berbalik.
Dalam situasi volatilitas tinggi, manajemen risiko menjadi kunci. Diversifikasi portofolio dan penentuan level entry serta exit yang jelas membantu mengurangi risiko besar. Investor perlu menyesuaikan ekspektasi dengan sinyal pasar yang berubah dengan cepat.
Cetro Trading Insight akan terus mengikuti kisah perak dan menyajikan analisis terstruktur. Artikel ini disusun untuk pembaca awam tanpa mengesamping kedalaman analisis, dengan dukungan AI dan verifikasi redaksi. Informasi ini tidak menjadi saran investasi; pembaca disarankan melakukan riset lanjutan sebelum bertindak.