Rilis awal 2026 menunjukkan Perak telah naik lebih dari 25% sejak awal tahun, menandai kelanjutan tren yang telah dimulai setengah tahun sebelumnya. Defisit pasokan tetap menjadi tema utama, sementara permintaan industri, terutama sektor solar PV dan EV, serta modernisasi jaringan, tetap kuat. Langkah ini didorong oleh kenyataan bahwa kapasitas produksi belum mampu memenuhi pesanan pelanggan.
Rasio emas-perak turun tajam, mengindikasikan keunggulan dinamika Perak terhadap emas. Meski tidak mendekati level terendah historis, laju kenaikan yang cepat menambah ketegangan taktikal di pasar. Pergeseran ini mencerminkan volatilitas relatif antara kedua logam.
Dari sisi posisi pasar, lonjakan Perak tidak tampak didorong oleh ETF atau spekulasi leverage besar. Laporan CFTC menunjukkan penurunan posisi beli bersih non-komersial meski harga melonjak, sehingga risiko penurunan tajam lebih terbatas. Kondisi ini menambah kepercayaan bahwa rally memiliki dukungan fundamental yang berkelanjutan.
Momentum bullish tetap terjaga pada grafik harian meskipun indikator RSI menunjukkan tanda jenuh beli. Perak terakhir berada di sekitar 91.23, menandai level yang berada di jalur kenaikan tanpa melampaui resistance terdekat secara signifikan. Anomali teknis seperti divergensi tidak terlihat jelas pada saat ini.
Level resistance penting berada di sekitar 98.70 dan 103.20, keduanya berangkat dari proyeksi Fibonacci pada rentang Oktober hingga Desember. Penembusan di atas 98.70 bisa membuka jalan menuju 103.20, sementara penurunan ke bawah 84.75 bisa memicu tekanan balik.
Kurva forward menunjukkan kontango pada kurva jangka pendek, mengindikasikan bahwa reli belakangan lebih didorong oleh ekspektasi permintaan industri daripada kelangkaan fisik. Secara keseluruhan, profil teknis tetap bullish pada saat diperdagangkan turun, sehingga peluang pembelian pada penurunan tetap relevan.
Sinyal saat ini adalah buy on dips dengan open 91.23, target 103.20, dan stop loss di 84.00. Pendekatan ini memanfaatkan momentum yang masih berkembang serta resistance kunci sebagai titik target. Penempatan level tersebut sejalan dengan analisa teknikal yang menampilkan pergeseran ke area resistance utama.
Rasio risiko-imbalan sekitar 1.65:1 memenuhi kriteria minimal 1:1.5. Meski demikian, manajemen risiko perlu dijaga melalui ukuran posisi kecil hingga sedang dan evaluasi harian terhadap volatilitas pasar.
Penutupan: pasar Perak menunjukkan potensi naik yang berkelanjutan dalam kerangka jangka menengah, namun volatilitas bisa meningkat dalam jangka pendek. Disarankan untuk tetap mengikuti level teknis utama sambil memperhatikan update fundamental yang relevan.