Perak menunjukkan minat beli yang kuat pada hari kedua berturut-turut, menambah momentum yang terbentuk sejak sesi sebelumnya. Pergerakan harga XAG/USD berada di sekitar 82,00 dolar AS, dengan kenaikan lebih dari 5,5% pada hari ini, menandai pemulihan yang lebih luas setelah sentimen sebelumnya membaik. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk memberikan gambaran yang mudah dipahami bagi pembaca awam tanpa mengurangi detail teknis yang diperlukan.
Secara teknis, pembeli berhasil menembus level retracement Fibonacci 23,6% dari pullback tajam terakhir, sebuah sinyal bahwa tekanan beli bisa berlanjut. MACD berada dalam wilayah positif, dengan garis MACD di atas garis sinyal dan histogram yang melebar, menunjukkan momentum kenaikan yang semakin kuat. RSI berada di 50,63, yang netral namun mengonfirmasi nada pemulihan dalam fase ini.
Kendati ada sinyal positif, hambatan terdekat berada di sekitar 86,25–86,30 dolar, gabungan antara SMA 200 periode pada grafik 4 jam dan retracement 38,2%. Jika pembeli mampu menembus zona tersebut, target selanjutnya berada pada retracement 50% di 92,95 dolar. Namun, jika pergerakan berlanjut di bawah SMA 200 yang meningkat, risiko koreksi lebih lanjut tetap ada dan bisa menjaga tren tetap hati-hati.
Analisis teknis menunjukkan momentum bullish yang sedang berkembang untuk perak. Break di atas level Fibonacci 23,6% memberikan konfirmasi awal bahwa aliran beli sedang kuat dan bisa berlanjut ke area yang lebih tinggi. Kepastian ini didukung oleh dinamika intraday yang menunjukkan peluang lanjut bagi pergerakan ke level-level berikutnya.
MACD tetap berada di wilayah positif, dengan histogram yang melebar dan garis MACD melampaui garis sinyal ke arah atas. Hal ini menambah keyakinan bahwa tren naik memiliki pijakan kuat dalam beberapa sesi mendatang. RSI yang berada di sekitar 50,6 menjaga tekanan tidak terlalu overbought, sehingga ruang bagi kelanjutan kenaikan relatif terjaga.
RSI yang berada pada posisi netral mencerminkan potensi pergerakan kontinu tanpa pembentukan overbought ekstrem. Penutupan 4 jam di atas SMA 200 periode memberikan dukungan teknis bagi kelanjutan pemulihan dan meningkatkan peluang menuju level Fibonacci di atasnya. Secara keseluruhan, setup ini tetap menonjolkan bias bullish jangka pendek dengan caveat adanya will-happen-if-break.
Rencana perdagangan yang disarankan adalah posisi long pada sekitar 82,00 dolar, dengan stop loss di 80,00 dolar untuk menjaga risiko terbatas. Take profit ditempatkan pada 92,95 dolar untuk memenuhi kriteria risiko:reward yang lebih tinggi dari 1:1,5. Dengan setup ini, potensi keuntungan jauh melebihi risiko, mengingat jarak ke target cukup lebar.
Target 92,95 dolar menjadi fokus jika harga berhasil menembus hambatan di 86,25–86,30 dolar. Break tersebut akan membuka peluang untuk kelanjutan move ke level retracement berikutnya di atas, meningkatkan peluang pemulihan berkelanjutan. Disarankan untuk memantau konfirmasi close harian di atas level tersebut sebelum menambah posisi.
Jika momentum gagal menembus zona 86,30 dolar, manajemen risiko sebaiknya segera dipatuhi adalah evaluasi ulang posisi dan potensi penyesuaian stop. Secara umum, skenario utama menekankan bagaimana peluang kenaikan tetap ada asalkan level kunci tersebut tertembus, sementara risiko koreksi dapat meningkat jika struktur teknis berubah arah. Analisis ini menggarisbawahi bahwa risiko-reward tetap favorable untuk skenario long jika syarat teknis terpenuhi.
Catatan: semua analisis teknis dalam cerita ini dipandu oleh pembacaan grafik dan indikator utama seperti MACD, RSI, serta level Fibonacci. Grafik 4 jam dan pergerakan SMA 200 menjadi elemen referensi utama untuk penilaian arah harga jangka pendek. Disusun oleh Cetro Trading Insight.