USD/CHF Mencatat Pelemahan di Tengah Ketegangan Geopolitik dan Daya Tarik Safe-Haven

Signal USD/CHFSELL
Open0.797
TP0.785
SL0.805

USDCHF melemah di tengah meningkatnya permintaan untuk aset-aset safe-haven, khususnya franc Swiss. Pasangan tersebut diperdagangkan sekitar 0,7970 pada saat laporan ini ditulis, menandai penurunan sekitar 0,55% setelah empat hari kenaikan beruntun. Kondisi ini menunjukkan bahwa pelaku pasar menilai risiko global dengan risiko meningkat dan mencari perlindungan dalam mata uang Swiss.

Sentimen risiko membebani Greenback karena kekhawatiran independensi bank sentral AS dan ekspektasi pelonggaran kebijakan menekan dolar. Tekanan ini terlihat pada pergerakan harga yang lebih rendah dari level 0,8000 dan fokus beralih ke bagaimana SNB dapat menjaga kebijakan suku bunganya di 0% di tengah inflasi yang masih berada di ujung bawah target bank sentral.

Di sisi teknis, hangatnya permintaan safe-haven membantu CHF menguat, sementara faktor fundamental lain ikut membentuk arah jangka pendek. Investor terus mengurangi eksposur terhadap aset berisiko untuk menghindari volatilitas yang meningkat, sehingga tekanan pada USDCHF tetap ada hingga adanya kejutan positif bagi dolar AS.

Ketegangan Geopolitik Global dan Risiko Pasar

Ketegangan di Timur Tengah tetap tinggi setelah pernyataan Presiden AS yang memperingatkan Teheran terkait tindakan terhadap para pengunjuk rasa. Hal ini memperburuk sentimen risiko dan meningkatkan permintaan terhadap aset safe-haven seperti CHF. Investor mengalihkan fokus ke risiko geopolitik yang dapat menambah volatilitas pasar mata uang.

Di Eropa, pembicaraan mengenai peningkatan kehadiran militer di Greenland dan potensi misi NATO menambah lapisan ketidakpastian. Kebijakan keamanan regional dan dinamika antara negara-negara besar mempengaruhi persepsi risiko investor terhadap mata uang nasional. Pasar tetap melihat perjalanan konflik sebagai faktor utama volatilitas jangka pendek.

Selain itu, pandangan terkait kebijakan moneter Swiss turut membentuk sentimen. Inflasi Swiss yang naik tipis, namun tetap rendah, meningkatkan peluang SNB untuk mempertahankan kebijakan akomodatif. Pernyataan ini menambah harapan bahwa suku bunga 0% dapat bertahan dalam beberapa pertemuan mendatang.

Kebijakan Moneter AS dan Data Tenaga Kerja

Di sisi dolar, dinamika politik dan isu independensi lembaga moneter menambah ketidakpastian bagi pelaku pasar. Penyelidikan terhadap Ketua The Fed menimbulkan kekhawatiran mengenai arah kebijakan moneter ke depan, meskipun keputusan kebijakan masih bergantung pada data ekonomi.

Data tenaga kerja AS memberi sinyal perlambatan pertumbuhan. Nonfarm Payrolls naik 50.000 pada Desember, di bawah ekspektasi 60.000, sementara tingkat pengangguran turun menjadi 4,4%. Pelaku pasar menilai data ini sebagai indikasi bahwa Federal Reserve mungkin akan menunda lagi langkah-langkah pengetatan kebijakan.

Secara keseluruhan, profil risiko bagi dolar AS tetap rendah dalam jangka pendek. Tekanan terhadap USDCHF kemungkinan berlanjut jika dolar melemah lebih lanjut, meskipun volatilitas geopolitik bisa memicu gerak counter arah sesaat di pasar FX.

Boost Your Business with Cutting-Edge Marketing Solutions Today

Your ad here
Image