Perak Menguat di Tengah Penurunan Harga Minyak dan Dolar AS

Perak Menguat di Tengah Penurunan Harga Minyak dan Dolar AS

trading sekarang

Harga perak XAGUSD bergerak kuat sekitar 4 persen dan berada di sekitar level 80.60 dolar AS pada saat laporan ini dibuat. Menurut analisis Cetro Trading Insight, momentum itu didorong oleh dinamika pasar energi dan minat terhadap logam mulia tanpa imbal hasil.

Penurunan harga minyak berperan sebagai pendorong utama karena menurunkan tekanan inflasi dan meningkatkan ekspektasi bahwa kebijakan The Fed bisa melunak. Imbal hasil obligasi AS juga turun, memberi dukungan tambahan bagi logam mulia.

Para pedagang menilai potensi pemotongan suku bunga The Fed sebelum akhir tahun. Ketidakpastian geopolitik dan perubahan pola inflasi menambah arah kebijakan moneter dan menjaga daya tarik XAGUSD.

Nilai tukar dolar AS melemah terhadap beberapa mata uang utama, yang pada akhirnya meningkatkan minat pada perak bagi investor lintas mata uang. Sentimen risiko yang membaik juga memperkuat tren positif pada XAGUSD sepanjang beberapa sesi terakhir.

Penurunan harga minyak turut menurunkan ekspektasi inflasi dan mengubah pandangan investor terhadap jalur kebijakan. Dengan demikian, volatilitas energi menjadi lebih rendah sambil aliran dana menuju aset berisiko cenderung menambah tekanan pada dolar.

Kondisi likuiditas global memperlihatkan preferensi terhadap aset yang lebih likuid untuk hedging terhadap perubahan nilai tukar dan inflasi. Akibatnya perak disebut sebagai pilihan menarik bagi pelaku pasar yang ingin perlindungan nilai.

Rilis Data Tenaga Kerja dan Implikasi Kebijakan Fed

Data ADP menunjukkan kenaikan pekerjaan swasta sebesar 109 ribu pada April, melampaui ekspektasi pasar. Angka ini menambah gambaran bahwa pasar tenaga kerja AS masih solid meskipun beberapa indikator memperlihatkan perlambatan.

Klaim pekerjaan awal minggu yang berakhir 2 Mei naik menjadi 200 ribu. Pasar menantikan data Nonfarm Payrolls NFP pada Jumat untuk petunjuk arah kebijakan Fed di masa mendatang.

Investor tetap memantau jalur kebijakan bank sentral hingga akhir tahun. Meskipun rilis data dapat memicu volatilitas jangka pendek, kerangka analisis fundamental tetap relevan dalam menilai arah XAGUSD.

banner footer