Perak Menguat Secara Teknis: Analisa Cetro Trading Insight

Perak Menguat Secara Teknis: Analisa Cetro Trading Insight

Signal XAG/USDSELL
Open87.000
TP80.000
SL91.500
trading sekarang

OCBC menyatakan bahwa lonjakan harga perak menuju sekitar USD87-88 per ons sebagian besar didorong oleh momentum teknikal. Christopher Wong, analis OCBC, menekankan adanya breakout harga yang menarik minat pembeli dan menambah tekanan pada tren naik. Di saat yang sama, logam industri lain juga menunjukkan bid yang lebih kuat, mendukung pandangan bahwa sentimen teknis sedang positif.

Namun, indikator RSI berada di zona overbought, dan adage 'buy the rumour, sell the fact' tidak lepas dari pembahasan. Para analis menilai bahwa jarak menuju resistance di sekitar 90 dan 92,60 bisa menahan kenaikan lebih lanjut jika momentum teknis mulai melambat. Kondisi ini menuntut kehati-hatian bagi para trader yang mencari keuntungan dari pergerakan cepat belakangan ini.

Hingga kini perak telah melonjak sekitar 13% dalam lima hari, dengan harga spot bertengger di kisaran 87-88/oz setelah menembus zona resistance 83-84. Pergerakan ini dinilai kurang dipicu oleh perubahan suku bunga karena imbal hasil cenderung menguat. Menurut Cetro Trading Insight, penguatan tampak didorong kombinasi momentum breakout teknikal dan kemungkinan posisi awal menjelang pertemuan Trump-Xi, terutama karena logam industri lain juga bergerak positif.

Di balik pergerakan tersebut, sejumlah faktor fundamental juga berperan meski fokus utama analisis adalah teknikal. Nada kebijakan perdagangan dan kemungkinan penyesuaian rantai pasokan bisa menjadi pendorong tambahan jika sentimen AS-Cina membaik. Dampak dari pelemahan retorika tarif dan komitmen supply chain yang lebih jelas bisa meningkatkan permintaan industri terhadap perak.

Secara teknikal, sinyal overbought terlihat jelas pada pola harian, dan beberapa level kunci menjadi fokus. Dukungan terdekat berada pada sekitar 81,10 (100 DMA), dengan level lain di 76-77 (21 dan 50 DMAs) dan sekitar 70 sebagai zona support yang lebih kuat. Sementara itu, resistance terdekat berada di 90 dan 92,60, yang merupakan retracement Fibonacci 38,2% dari ujung rendah Oktober hingga tinggi 2026.

Faktor sentimen yang lebih lunak terhadap isu tarif AS-Cina bisa menjadi pendukung langsung bagi perak, mengingat sifatnya yang cukup terpapar permintaan industri. Karena itu, para trader memantau setiap pernyataan terkait kebijakan perdagangan dan aliran komponen rantai pasokan kritis. Meski demikian, volatilitas tetap tinggi sehingga dinamika harga bisa berubah dengan cepat.

Apa yang Bisa Terjadi Berikutnya untuk Perak

Analisis menunjukkan bahwa koreksi teknikal bisa terjadi dalam jangka pendek karena posisi RSI yang terlalu tinggi dan sinyal overbought. Kendati demikian, faktor teknikal tetap bisa menjaga tren jika harga gagal menembus resistensi utama. Pergerakan harga selanjutnya juga bisa dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal seperti data ekonomi dan komentar kebijakan yang lebih luas.

Area dukungan kunci berada di 81,10, dengan potensi retest ke 76-77 dan bahkan 70 jika tekanan jual berlanjut. Para pelaku pasar memantau reaksi harga di sekitar zona tersebut untuk memperkirakan arah jangka pendek. Kondisi ini membuat target turun bisa tercapai bila sentimen tetap lemah.

Secara keseluruhan, jika nada kebijakan AS-Cina tetap konstruktif, perak bisa mencoba melanjutkan tren kenaikannya meskipun volatilitas tinggi. Namun, risiko koreksi tetap ada dan para trader disarankan menjaga rasio risiko-imbalan minimal 1:1.5. Dengan target teknikal jangka menengah yang terlihat di sekitar 90-92,60, trader bisa memanfaatkan retracement untuk posisi baru.

banner footer