Perak Pulih Setelah Pullback Tajam, Analisis Teknis Menilai Kemungkinan Kenaikan Lanjutan

Perak Pulih Setelah Pullback Tajam, Analisis Teknis Menilai Kemungkinan Kenaikan Lanjutan

trading sekarang

Pergerakan Harga Terkini

Perak mengalami rebound setelah koreksi tajam akibat aksi ambil untung yang mengikuti lonjakan harga sepanjang tahun ini. Momentum positif tetap terlihat meskipun tekanan jual sempat mengguncang pasar, sehingga harga akhirnya berbalik arah ke zona hijau.

Harga terakhir terlihat di sekitar 91,29, sesuai catatan analis valuta OCBC Sim Moh Siong dan Christopher Wong. Pemulihan ini menandai koreksi dari penurunan awal yang mencapai lebih dari 7 persen, sebuah bagian dari respons teknikal pasar terhadap lonjakan 25 persen YTD.

Meskipun pola bullish secara struktural tetap utuh, ada tanda kehati-hatian karena lonjakan yang sangat cepat. Kondisi ini meningkatkan kebutuhan konfirmasi lebih lanjut saat momentum mencoba untuk mempertahankan tren naik dalam kerangka jangka pendek.

Kekuatan Momentum dan Indikator Teknis

Momentum bullish pada grafik harian masih terjaga meskipun terlihat ada pelonggaran jangka pendek. Penarikan yang moderat tidak mengubah garis arah jangka menengah, sehingga perak tetap berada dalam posisi untuk bergerak lebih lanjut jika level kunci ditembus.

RSI menunjukkan tanda jenuh beli yang berpotensi mengindikasikan pembalikan jika tekanan buying melemah lebih lanjut. Meski demikian, sinyal teknikal tidak cukup untuk mengubah tren secara otomatis tanpa konfirmasi harga yang lebih jelas.

Divergensi MACD masih bisa muncul, meskipun aksi harga belum mengarah ke perubahan tren. Support di sekitar 84 dan 76,30 mengikuti MA 21-hari sebagai kerangka teknis yang memberi batasan bagi pergerakan turun.

Garis Panduan Level Harga dan Rencana Strategi

Area support dan resistance utama membentuk kerangka risiko bagi perak. Level support sekitar 84 dan 76,30 menyediakan zona tambah jika harga kembali turun, sedangkan resistance berada di 98,70 dan 103,20 sebagai target teknikal terkait retracement.

Bias teknikal saat ini cenderung untuk membeli penurunan ketika harga menyentuh zona dukungan, meski perlu konfirmasi dari harga dan indikator lain sebelum mengambil langkah nyata.

Karena rasio risiko terhadap potensi imbalan masih menantang, pedagang disarankan melakukan evaluasi rinci atas momentum dan menjaga manajemen risiko. Hindari ekspektasi berlebihan tanpa signal konfirmasi yang jelas dari pasar.

broker terbaik indonesia