Perak Stabil di Sekitar $78,40 Menanti Data PDB AS dan Isyarat Kebijakan Fed

Perak Stabil di Sekitar $78,40 Menanti Data PDB AS dan Isyarat Kebijakan Fed

trading sekarang

Harga perak XAG/USD bergerak terbatas di sekitar level 78,40 dolar menjelang publikasi data PDB Q4 AS. Investor menantikan angka resmi BEA yang diperkirakan menunjukkan pertumbuhan sekitar 3 persen, lebih rendah dari kuartal sebelumnya. Kondisi ini memperkuat ekspektasi adanya potongan suku bunga Fed di masa mendatang.

Selain rilis data PDB, sentimen pasar dipengaruhi dinamika kebijakan moneter AS dan tensi geopolitik. Pasar menilai adanya peluang dua potongan suku bunga Fed sepanjang 2026, berdasarkan alat CME FedWatch. Kondisi ini biasanya menambah dorongan bagi logam mulia saat suku bunga turun.

Secara global, pergerakan PMI dan ketegangan antara AS dan Iran menambah kompleksitas diskusi pasar. Laporan media besar menyinggung kemungkinan aksi terbatas untuk mendorong diselesaian kilang nuklir. Secara teknis, trader memantau pergerakan harga yang cenderung tertahan di bawah rata-rata bergerak 20 hari dan indikator RSI berada di zona mendekati netral.

Dari sisi teknikal, harga berfluktuasi sekitar 78,44 dolar pada kerangka harian, dengan penolakan pada upaya kenaikan di atas EMA 20 hari di sekitar 81,93 dolar. Posisi ini menempatkan tekanan ke sisi downside selama harga tetap di bawah rata-rata bergerak yang menurun. RSI 14 berada di sekitar 46, memberi sinyal momentum netral ke cenderung bearish dalam jangka pendek.

Jika tekanan turun berlanjut, level rendah Februari di sekitar 64,08 dolar menjadi target konsolidasi yang mungkin tercapai jika momentum melemah lebih lanjut. Namun pergeseran ke arah pemulihan dapat terjadi jika harga penutupan harian mampu menutup di atas EMA 20, yang bisa mengubah risiko menjadi lebih stabil. Hal itu akan merubah ekspektasi pasar mengenai arah tren dan peluang rebound.

Secara keseluruhan gambar risiko reward memerlukan konfirmasi lebih lanjut. Analisis teknikal menyarankan agar trader menunggu sinyal jelas, seperti penutupan harian di atas EMA 20 atau RSI menembus angka 50, sebelum mengambil posisi. Dengan demikian untuk saat ini rekomendasi aksi lebih banyak mengarah pada observasi dan manajemen risiko.

broker terbaik indonesia