
Harga perak (XAG/USD) berusaha pulih tetapi tertahan di sekitar level $60,00 karena lonjakan harga minyak. Penutupan Selat Bab el-Mandeb meningkatkan risiko pasokan energi global, mengingat sekitar 7% aliran energi dunia melewati jalur tersebut.
Harga minyak WTI meningkat lebih dari 2% ke sekitar $86, menandai level tertinggi dalam lebih dari lima minggu. Lonjakan minyak menimbulkan kekhawatiran inflasi, mendorong bank sentral untuk menaikkan kebijakan secara realitis dalam beberapa kalimat kebijakan hawkish.
Secara teori, ekspektasi kebijakan moneter yang lebih hawkish bisa memberi tekanan pada aset tanpa imbal hasil seperti perak. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah juga menambah tekanan pada likuiditas dan arah bagi logam mulia tersebut, sementara investor menunggu langkah ECB pada hari Kamis untuk petunjuk arah inflasi dan kebijakan.
Saat ini XAG/USD diperdagangkan sekitar $59,34, dengan harga telah pulih mendekati 20-hari exponential moving average (EMA) pada sekitar $59,68. Kemiringan EMA masih cenderung menurun, menunjukkan potensi resistance yang kuat di level tersebut.
RSI berada di 45,49, di bawah garis netral 50, menandakan momentum kenaikan yang relatif lemah dan belum ada sinyal pembalikan bullish yang jelas. Area resistance di atas terlihat jelas di level EMA 20-hari, dan penutupan harian di atasnya diperlukan untuk membuka peluang menuju resistance berikutnya.
Di sisi bawah, level support utama terletak pada rendahnya bulan Juli di $54,77, yang menjadi titik kunci jika harga turun lebih lanjut. Secara umum, bias jangka pendek masih terbatas hingga ada aksi harga yang meyakinkan di atas atau di bawah level kunci tersebut.
Ketegangan di Timur Tengah terus mendorong harga energi tetap tinggi; krisis ini berpotensi menjaga tekanan pada inflasi global dan menambah volatilitas pada logam mulia seperti perak. Pasokan minyak yang lebih mahal meningkatkan risiko suku bunga lebih tinggi dari bank sentral di berbagai negara.
Investor menantikan pengumuman kebijakan ECB pada hari Kamis, dengan pasar mengharapkan suku bunga tetap tidak berubah. Komentar Presiden Christine Lagarde mengenai prospek inflasi sangat berperan dalam membentuk ekspektasi pasar terhadap pergerakan kurs dan aset berpendapatan tetap.
Dalam skenario teknikal, perak dapat mempertahankan posisi di sekitar level $60 jika harga mampu menembus $59,68 (EMA 20-hari) dan menembus resistance $63,28. Jika harga gagal mempertahankan level tersebut, level support utama di $54,77 menjadi batas penopang utama sebelum mempertimbangkan peluang baru di bawahnya. Saat ini, belum ada sinyal trading eksplisit karena momentum teknikal masih terbatas.