Perak XAGUSD Turun di Tengah Dolar AS Menguat dan Imbal Hasil Naik

Perak XAGUSD Turun di Tengah Dolar AS Menguat dan Imbal Hasil Naik

Signal XAG/USDSELL
Open85.300
TP84.250
SL86.000
trading sekarang

Harga perak XAGUSD turun sekitar 2,1% pada perdagangan hari ini, berada di sekitar 85,30 per troy ounce. Penguatan dolar AS menjadi penggerak utama, menekan daya tarik logam mulia yang tidak memberikan bunga. Sementara itu, imbal hasil Treasuries AS yang lebih tinggi menambah tekanan kapita terhadap aset-safe haven seperti perak. Kondisi pasar juga menunjukkan tekanan teknikal yang mempengaruhi momentum jual saat ini.

Data ekonomi terbaru memperjelas jalur kebijakan moneter yang mempengaruhi harga logam mulia. CPI AS untuk Februari naik 0,3% secara bulanan dan 2,4% secara tahunan, menunjukkan inflasi yang masih moderat namun berada di atas target The Fed. Inflasi inti juga naik 0,2% MoM dengan level 2,5% YoY. Pasar menilai langkah Federal Reserve akan tetap hati-hati dalam beberapa bulan mendatang, sehingga imbal hasil obligasi tetap cenderung tinggi dan memberi tekanan bagi komoditas berimbal hasil rendah.

Ketegangan geopolitik yang berkelanjutan memperkuat volatilitas pasar. Kekhawatiran gangguan pasokan melalui Selat Hormuz memicu kekhawatiran harga minyak dan memberi tekanan tambahan pada pasar energi global. Bahkan sejumlah pejabat Iran menyatakan risiko lonjakan harga minyak jika konflik memburuk. Dalam konteks ini, International Energy Agency menyatakan akan melepaskan cadangan minyak sekitar 400 juta barel untuk menahan lonjakan harga. Penetapan harga energi yang lebih tinggi meningkatkan inflasi global dan membatasi harapan pelonggaran kebijakan moneter.

Di tengah iklim risiko geopolitik, pergerakan dolar yang lebih kuat tetap menjadi faktor utama yang membatasi kenaikan harga logam mulia. Investor mencari perlindungan terhadap volatilitas, namun dinamika dolar dan imbal hasil tetap menghindarkan logam mulia untuk pulih signifikan. Pergerakan harga tetap sangat sensitif terhadap rilis data inflasi dan pernyataan kebijakan The Fed.

Analisa teknikal menunjukkan bahwa tekanan jual pada XAGUSD masih relevan meski breakout jangka pendek belum terkonfirmasi. Para trader disarankan menyesuaikan ekspektasi dengan level risiko yang telah ditetapkan untuk sinyal jual. Posisi jual sekarang memiliki target keuntungan sekitar 84,25 dan stop loss di 86,00, menjaga rasio risiko-imbalan sekitar 1:1,5 untuk potensi peluang yang sejalan dengan outlook makro saat ini.

Penutup untuk pandangan jangka pendek adalah bahwa harga logam mulia ini tetap rentan terhadap dinamika USD, kebijakan moneter AS, serta sentimen risiko geopolitik. Investor disarankan memantau data inflasi berikutnya dan arah kebijakan The Fed, karena keduanya akan menentukan arah koreksi harga selanjutnya. Cetro, melalui Cetro Trading Insight, terus memantau pasar untuk pembaruan analisis.

broker terbaik indonesia