PMI China Januari: NBS Turun, RatingDog Naik, Gema Ekonomi Dua Laju

PMI China Januari: NBS Turun, RatingDog Naik, Gema Ekonomi Dua Laju

trading sekarang

Riset Danske Bank menyoroti adanya perbedaan antara PMI resmi dan PMI swasta di China pada Januari. Indeks manufaktur NBS turun di bawah batas 50, menunjukkan kontraksi pada aktivitas pabrik. Sementara PMI manufaktur RatingDog yang disorot pasar naik melewati batas 50, menandakan ekspansi pada sisi tertentu sektor industri. Perbedaan ini sebagian besar dikarenakan pesanan ekspor yang tetap kuat meski permintaan domestik melambat. Meskipun demikian, pandangan umum bank ini tetap bahwa ekonomi China melaju dalam pola dua kecepatan, dengan eksportir dan teknologi sebagai motor utama di tengah pelemahan permintaan domestik.

Data PMI resmi China menunjukkan NBS PMI manufaktur berada di 49.3 (konsensus 50.1) dibanding 50.1 pada periode sebelumnya. Sementara PMI RatingDog versi swasta naik menjadi 50.3 (konsensus 50.0) dari 50.1, menandakan adanya perbedaan momentum di antara indikator. Meski angka-angka ini tidak sepenuhnya selaras, keduanya menggarisbawahi gambaran umum: ekspor tetap menjadi penopang utama sementara permintaan domestik tetap lemah. Pada akhirnya, analisis ini menyoroti bagaimana pasar melihat sektor manufaktur berusaha menyeimbangkan kekuatan ekspor dengan dinamika permintaan dalam negeri yang masih lesu.

Danske Bank menekankan bahwa gambaran keseluruhan ekonomi China tetap berupa dua kecepatan: ekspor yang kuat dan kemajuan teknologi, diimbangi dengan permintaan dalam negeri yang kurang dorong. Mereka menilai tidak ada perubahan mendasar pada narasi jangka pendek meskipun ada perbedaan PMI. Dengan ekspektasi ekspor tetap kuat, bank menilai risiko pertumbuhan masih bertumpu pada ketahanan sektor manufaktur global dan inovasi teknologi. Pandangan tersebut mendorong investor untuk memperhatikan indikator eksternal yang lebih luas sambil menjaga eksposur terhadap siklus rumah tangga domestik yang lemah.

broker terbaik indonesia