Gejolak pasar saham global dan penyesuaian outlook Indonesia membuat investor mencari perlindungan, di mana saham emas mulai tampil sebagai defensif. Di tengah kondisi ini, EMAS dan beberapa emiten emas menunjukkan fondasi kuat yang bisa menopang portofolio jangka menengah hingga panjang. harga emas ini hari mencerminkan dinamika tersebut, dan para analis melihat peluang yang bisa dimanfaatkan pelaku pasar.
Michael Yeoh, analis pasar modal, menegaskan bahwa keberadaan sektor emas di tengah gejolak global memberi dukungan pada fundamental saham emas. Ia menyebut ANTM, ARCI, dan BRMS sebagai contoh emiten yang layak dicermati karena fondasi operasionalnya relatif solid. Array data CGS International Sekuritas juga menunjukkan peluang margin di sektor ini masih luas meski harga emas bergejolak.
CGS mencatat bahwa reli harga emas yang kuat memberi fleksibilitas margin bagi produsen emas seperti ARCI dan MDKA. Dengan harga emas di level yang lebih tinggi, EBITDA mereka diperkirakan melonjak, bahkan ketika inovasi tambang bawah tanah Kopra terus berjalan. harga emas ini hari menjadi katalis utama bagi pembaruan peluang investasi pada emiten emas, terutama untuk investor jangka menengah.
Margin EBITDA ARCI dan MDKA diproyeksikan melonjak menjadi 40-50 persen pada 2026, jauh lebih tinggi daripada produsen nikel. Proyeksi tersebut berlandaskan peningkatan produksi dan efisiensi operasional yang terus diterapkan melalui program penambangan Kopra. Kondisi pasar logam mulia yang tetap kuat mendorong peningkatan laba kotor meski volatilitas harga komoditas tetap ada.
ARCI dinilai undervalued dengan P/E 2026 sekitar 13x, jauh di bawah rata-rata emiten emas di kisaran 31x. CGS memproyeksikan kenaikan 1% harga emas akan mendorong target harga ARCI dan MDKA sekitar 2%. Prospek pemulihan kadar emas ARCI diperkirakan mendorong laba bersih dengan CAGR hingga 153% pada periode 2024-2027.
Array data lapangan menunjukkan Kopra berjalan stabil dan meningkatkan produksi dengan kualitas emas yang lebih tinggi. Investasi pada eksplorasi bawah tanah dan tambang terbuka memperkuat prospek produksi untuk MDKA dan ARCI. Peningkatan produksi juga didorong oleh inisiatif efisiensi biaya yang membuat margin operasional tetap terjaga.
Dalam konteks strategi investasi, rekomendasi CGS untuk ARCI dan MDKA menunjukkan peluang pembelian bagi investor yang siap menerima volatilitas pasar. Cetro Trading Insight menilai kombinasi fundamental yang kuat dengan potensi pendorong produksi sebagai landasan buy. harga emas ini hari tetap menjadi barometer bagi arah aliran masuk uang ke sektor emas.
Sinyal perdagangan yang disarankan adalah buy dengan rencana taktis: open di 7500, target di 9750, stop loss di 6000. Risiko-keuntungan minimal 1:1.5 terpenuhi jika pergerakan harga memenuhi syarat tersebut. Pergerakan harga emas dapat memanfaatkan momentum untuk menguatkan harga emiten emas seperti EMAS, ARCI, dan MDKA.
Menurut Cetro Trading Insight, investor sebaiknya mempertimbangkan portofolio secara menyeluruh dan menggunakan Array analitik untuk mengukur risiko serta peluang. Kami tetap mengingatkan bahwa harga emas ini hari bisa berfluktuasi cepat, sehingga pemantauan berkelanjutan diperlukan. Array analitik kami membantu mengkaji peluang pelengkap untuk emit en emas dan emiten terkait demi keputusan berimbang.