Indeks Manajer Pembelian (IMP) Jasa China naik menjadi 52,3 pada Januari, dibandingkan 52,0 di Desember. Data ini dirilis RatingDog pada hari Rabu dan melampaui ekspektasi konsensus sebesar 51,8. Lonjakan tersebut menunjukkan ekspansi sektor jasa yang lebih kuat dari saat ini dan menandai momentum pemulihan aktivitas ekonomi di China.
Angka di atas 50 menggambarkan adanya ekspansi, sehingga para analis melihat sinyal positif terhadap permintaan domestik serta aktivitas layanan yang menjadi pendorong utama pertumbuhan. Pergerakan ini juga berimplikasi pada arus investasi global dan persepsi risiko terhadap ekonomi regional, mengingat China tetap menjadi pelaku kunci dalam dinamika perdagangan global.
Menurut Nama media kita Cetro (nama lengkapnya Cetro Trading Insight), data PMI yang lebih kuat menambah keyakinan pasar terhadap rebound ekonomi China. Analisis ini menyoroti bagaimana peningkatan aktivitas jasa bisa mempengaruhi rantai pasokan, permintaan komoditas, dan prospek ekspor-impor negara mitra utama, termasuk negara-negara Asia Pasifik.
Reaksi pasar terhadap data PMI China terpantau cukup terbatas secara satu arah, dengan pasangan AUDUSD menguat tipis 0,14% menjadi 0,7031 pada saat tulisan ini dibuat. Gerak ini mencerminkan aliran risiko yang cenderung positif ketika data China menunjukkan peningkatan aktivitas, meski faktor-faktor global lain juga tetap relevan.
Pertumbuhan PMI China memberi dukungan bagi AUD karena Australia sangat terhubung dengan permintaan komoditas dari China. Komoditas seperti bijih besi dan logam industri sering kali mempengaruhi sentimen investor terhadap AUD, sehingga data yang lebih kuat bisa menjaga bias kenaikan jangka pendek pasangan ini.
Secara teknikal, level kunci seperti sekitar 0,7000–0,7100 menjadi fokus bagi pelaku pasar. Jika momentum kenaikan berlanjut dan harga menembus di atas 0,7031, peluang bullish bisa bertahan, meski tetap ada risiko akibat dinamika kebijakan moneter global dan fluktuasi risiko geopolitik.
Bagi investor, data PMI China yang lebih kuat menambah dasar bagi penilaian prospek pertumbuhan global dan permintaan komoditas. Sinyal ini juga dapat memicu pergeseran ekspektasi terhadap kebijakan moneter di negara maju, sekaligus mempengaruhi alokasi portofolio yang lebih berfokus pada aset berisiko maupun mata uang terkait perdagangan Asia.
Rencana trading untuk AUDUSD berdasarkan data ini adalah sebagai berikut: entri di 0,7031, target di 0,7070, dan stop loss di 0,7010. Dengan open di 0,7031, potensi keuntungan sekitar 0,0039 (39 pips) dan risiko sekitar 0,0021 (21 pips) memberikan rasio risiko/imbalan sekitar 1:1,86, memenuhi kriteria minimal 1:1,5.
Namun, manajemen risiko tetap penting karena volatilitas bisa meningkat pasca rilis data dan episod-episod geopolitik. Disarankan untuk menyesuaikan ukuran posisi, menggunakan trailing stop jika momentum berlanjut, serta memantau perkembangan data China lainnya dan kebijakan kebijakan The Federal Reserve maupun bank sentral utama lainnya.