Polandia: Prospek Kebijakan NBP, Pemotongan 25bp, dan Implikasi bagi Zloty serta Pasar Forex

trading sekarang

Laporan Commerzbank lewat komentar Tatha Ghose menyoroti arah kebijakan Polandia yang lebih pelan meskipun inflasi menunjukkan sinyal dovish. Market forward telah memperbarui ekspektasi mengenai pemotongan suku bunga, dengan perubahan besar cenderung lebih kecil daripada sebelumnya. Data inflasi yang lembut ditambah retorika MPC memperkuat gambaran bahwa pelonggaran bisa terjadi menjelang Maret.

Analisis ini menunjukkan bahwa pemangkasan 25 basis poin pada rapat mendatang dianggap hampir pasti oleh para ahli. Beberapa pendapat juga menilai jalur kebijakan pasca-Maret bisa lebih rendah dari 3,50%, dengan beberapa anggota membicarakan 3,25% sebagai skenario terminal. Gambaran itu menambah spekulasi bahwa zloty bisa menekan terhadap rekan CE3 dalam beberapa bulan ke depan.

Secara keseluruhan, komite cenderung dovish dan jalur kebijakan setelah Maret tampak berpotensi menyiapkan terminal di bawah 3,50%. Konsensus ini meningkatkan tekanan terhadap zloty jika kebijakan lebih longgar daripada ekspektasi. Dinamika ini memperkuat pandangan bahwa zloty mungkin tertahan dalam dinamika relatif terhadap CE3 untuk periode menengah.

Pasar forwards Polandia akhir-akhir ini memangkas besaran pemangkasan yang diperkirakan dalam 3–6 bulan ke depan. Pada awal Februari ekspektasi pemotongan lebih dari 25bp, tetapi setelah rapat NBP pada Februari, proyeksi tersebut menyempit menjadi kurang dari 25bp. Kondisi ini mencerminkan perubahan persepsi pasar mengenai kecepatan pelonggaran.

Beberapa anggota MPC, termasuk Ludwik Kotecki, Gabriela Maslowska, Przemyslaw Litwiniuk, dan Henryk Wnorowski, menegaskan peluang besar untuk potongan 25bp pada rapat berikutnya. Mereka juga menilai inflasi dalam pandangan yang lebih optimis. Pernyataan itu menambah dinamika kebijakan yang lebih akomodatif dan menambah tekanan pada nilai tukar PLN.

Pembahasan jalur kebijakan setelah Maret menjadi topik diskusi yang lebih aktif. Beberapa skema terminal berada di sekitar 3,25% hingga 3,5%, meskipun ada pandangan yang meyakini hanya satu pemotongan 25bp cukup. Kondisi ini menambah volatilitas pada zloty dan mempengaruhi ekspektasi pasar terhadap pasangan PLN terhadap mata uang utama.

Analisis ini menilai bahwa jalur dovish pada MPC berpotensi membawa kebijakan pelonggaran lebih lanjut setelah rapat Maret. Inflasi diperkirakan tetap terkendali, sehingga ruang manuver tetap ada namun tidak terlalu luas. Kondisi ini meningkatkan risiko pelemahan zloty terhadap beberapa pasangan mata uang utama.

Zloty diperkirakan cenderung melemah terhadap CE3 dalam beberapa bulan ke depan, sesuai narasi pelonggaran kebijakan yang lebih besar. Kondisi pasar juga menilai bahwa pergeseran kebijakan domestik tidak cukup untuk mengimbangi dinamika kebijakan Eropa. Akibatnya, beberapa pelaku pasar mengantisipasi tekanan jual pada PLN di beberapa pasangan mata uang utama.

Sebagai catatan, laporan ini disusun untuk Cetro Trading Insight dan menekankan pendekatan fundamental. Tim kami menekankan bahwa sinyal jangka menengah lebih relevan daripada aksi jangka pendek. Keterbatasan data membuat rekomendasi trading menjadi tidak ekstrem, sehingga pendekatan berhati-hati disarankan.

broker terbaik indonesia