Rangkuman Pasar Forex Hari Ini: Data Makro, Prospek BoE, dan Pergerakan Pasangan Utama

Rangkuman Pasar Forex Hari Ini: Data Makro, Prospek BoE, dan Pergerakan Pasangan Utama

trading sekarang

Pada hari Kamis, 4 Februari, para investor menantikan rilis data makro utama yang bisa mengarahkan arah pasar. Pasangan mata uang utama cenderung tenang di awal sesi saat para pelaku pasar menimbang angka inflasi Januari dari Eurostat serta laporan ketenagakerjaan sektor swasta dan PMI Jasa dari ISM di Amerika Serikat. Kondisi ini menciptakan kerangka bagi pergerakan yang lebih jelas setelah data rilis selesai.

Di dalam rangkaian isu fiskal, pemerintah AS berhasil meloloskan paket untuk mengakhiri penutupan sebagian yang dimulai beberapa hari sebelumnya. Meskipun langkah itu mengurangi ketidakpastian fiskal, pasar saham AS cenderung berakhir di wilayah negatif dan indeks dolar melemah secara marginal. Sentimen pasar tetap rapuh karena investor menimbang risiko fiskal terhadap prospek pertumbuhan.

Di pagi Eropa, indeks dolar bergerak sideways di bawah level sekitar 97,50. Sementara itu, kontrak indeks saham berjangka AS naik di kisaran 0,2–0,3 persen. Data ketenagakerjaan Selandia Baru menunjukkan pengangguran naik menjadi 5,4 persen pada kuartal keempat, dan NZD/USD berada dalam fase konsolidasi di sekitar 0,6050. AUD/USD tetap berada di zona positif di atas 0,7000 setelah rally lebih dari 1% karena nada hawkish pada prospek kebijakan RBA.

Gerak nyala pasangan utama relatif beragam. AUD/USD mematahkan reli signifikan dan bertahan di atas 0,7000, didorong oleh keputusan suku bunga RBA dan nada kebijakan yang lebih tegas. Pasangan ini mencerminkan respons pasar terhadap perubahan ekspektasi kebijakan moneter.

EUR/USD menunjukkan perbaikan moderat, bertahan di sekitar 1,1800, didorong oleh ekspektasi inflasi zona euro yang lebih terkendali. Pergerakan ini mencerminkan rekomposisi risiko jelang data inflasi utama dan potensi dukungan kebijakan yang lebih longgar di masa depan. Investor juga memantau sinyal-sinyal teknikal untuk melihat apakah tren naik dapat bertahan.

Logam mulia juga melanjutkan pemulihan; emas menunjukkan momentum bullish dan diperdagangkan di atas level kunci, sementara perak naik lebih dari 4% ke sekitar 89. Hal ini mencerminkan sentimen risiko yang berbeda antara aset berisiko dan logam mulia. Sisi inflasi yang diperkirakan menahan volatilitas jangka pendek meski pasar menanti arah pelaku kebijakan.

Ekspektasi BoE dan dinamika pasar menjelang keputusan kebijakan

BoE menjadi sorotan utama pada hari Kamis, dengan investor menimbang arah kebijakan yang akan diungkap dan dampaknya terhadap inflasi serta pertumbuhan. Analisis pasar menunjukkan risiko volatilitas meningkat, terutama pada pasangan yang melibatkan GBP jika BoE mengambil langkah signifikan. Pelaku pasar menimbang sinyal pengetatan kebijakan maupun perubahan komunikasi bank sentral yang bisa mengubah ekspektasi.

USD/JPY menunjukkan tren kenaikan beruntun selama tiga hari perdagangan dan mendekati 156,50, menambah dinamika bagi pasar mata uang Asia. Arah dolar AS yang lebih kuat menambah tekanan pada pasangan berisiko dan bisa memicu reaksi teknikal di pasar spot maupun derivatif. Inflasi, suku bunga, serta risiko global akan menjadi faktor penentu arah dalam beberapa sesi mendatang.

Dengan fokus pada data makro dan pernyataan kebijakan, para analis di Cetro Trading Insight menekankan pentingnya konteks global dalam menentukan arah trading. Mereka menilai bahwa volatilitas bisa melonjak pasca rilis data utama berikutnya. Investor disarankan memeriksa perkembangan inflasi zona euro, permintaan tenaga kerja AS, dan komentar kebijakan BoE untuk menilai peluang dan risiko.

broker terbaik indonesia