Menurut Gubernur RBA, Michele Bullock, langkah untuk menurunkan inflasi bisa saja memerlukan kenaikan suku bunga lanjutan, namun bisa juga tidak. Kebijakan akan bergantung pada data ekonomi yang masuk. Bank sentral menyatakan bahwa tindakan akan diambil jika inflasi terlihat melekat.
Inflasi bisa memerlukan tindakan lanjutan jika tekanan harga tidak mereda sesuai ekspektasi. Nilai tukar dan jalur kebijakan dipandang sebagai dua sisi dari satu paket respons ekonomi. Pasar menilai data ekonomi sebagai kunci untuk menentukan arah kebijakan di masa mendatang.
Meskipun gambaran saat ini menunjukkan kondisi relatif stabil pada sektor tenaga kerja, otoritas tetap waspada. Meningkatnya produktivitas dinilai sebagai kunci untuk memperluas kapasitas ekonomi tanpa menaikkan inflasi. Secara keseluruhan, Bullock menekankan fleksibilitas kebijakan tergantung data yang masuk.
Pada saat penulisan, AUDUSD naik sekitar 0.72% menjadi sekitar 0.7124. Pergerakan ini mencerminkan respons pasar terhadap kemungkinan jalur kebijakan yang lebih data-bergantung. Pelaku pasar tetap memantau rilis data inflasi dan keadaan tenaga kerja untuk menentukan arah berikutnya.
Inti dari pernyataan Bullock adalah bahwa kebijakan akan ditentukan oleh data, sehingga arah yang pasti sulit dipastikan. Jika inflasi tampak menegang, otoritas mungkin mengambil tindakan lebih lanjut; jika sebaliknya, langkah lebih moderat bisa dipilih. Postur kebijakan yang fleksibel menambah volatilitas pasangan AUDUSD di jangka pendek.
Nilai tukar AUD dipengaruhi oleh dinamika suku bunga relatif terhadap mitra utama dan perubahan profitabilitas investasi. Hubungan ini menekankan bahwa pergerakan valuta asing tidak hanya dipicu oleh satu faktor, melainkan campuran indikator makro. Kondisi global memperkuat kebutuhan akan manajemen risiko yang cermat bagi trader.
Dari perspektif perdagangan, arah AUDUSD masih bergantung pada data makro dan bukan sinyal pasti untuk posisi jangka pendek. Faktor seperti inflasi, pertumbuhan dan respons kebijakan akan saling mempengaruhi dalam beberapa rilis data. Oleh karena itu, trader perlu memantau kalender ekonomi secara ketat.
Dalam kerangka analisis ini, sinyal perdagangan disarankan tidak diambil karena konfirmasi arah belum muncul. Namun jika peluang muncul, rasio risiko terhadap imbalannya harus memenuhi minimal 1:1.5. Praktik manajemen risiko yang disiplin menjadi kunci untuk menghindari kerugian besar.
Seberapa jauh pergerakan berikutnya akan tergantung pada jalur data dan bagaimana pasar menilai reliansi tenaga kerja serta produktivitas. Penjagaan posisi dengan stop loss yang tepat dan target profit yang realistis penting dilakukan. Dengan skenario ini, pembaca didorong untuk menimbang pendekatan yang berhati-hati.