RBA Diperkirakan Naik 25 bp, AUDUSD Menguji Level 0.69 dan Peluang Long yang Terkonsolidasi

RBA Diperkirakan Naik 25 bp, AUDUSD Menguji Level 0.69 dan Peluang Long yang Terkonsolidasi

trading sekarang

TD Securities memproyeksikan Reserve Bank of Australia (RBA) akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada minggu depan, didorong oleh prospek pertumbuhan yang lebih kuat dan tekanan inflasi yang tetap relevan. Laporan dari Prashant Newnaha dan Alex Loo menyoroti bahwa langkah kenaikan tersebut bisa dianggap sebagai tindakan asuransi, menandakan belum ada rencana untuk kenaikan lanjutan dalam waktu dekat. Hal ini menambah nuansa kehati-hatian di pasar mata uang.

Di sisi AUD, para analis memperkirakan bahwa mata uang tersebut bisa menghadapi tekanan jika kebijakan RBA tidak memenuhi ekspektasi pasar. Namun, skenario retracement menuju level sekitar 0,69 berpotensi menghidupkan kembali minat pembelian di kalangan investor yang percaya pada kekuatan pertumbuhan global dan prospek ekspor Australia yang tetap positif.

Analisis menunjukkan bahwa model RBA mengindikasikan kemungkinan kenaikan 25 bp minggu depan seiring dengan dinamika permintaan berlebih dan inflasi yang masih perlu diawasi. Meski demikian, perhatian tetap tertuju pada data tenaga kerja, belanja rumah tangga, dan layanan yang berkembang sebagai penentu arah kebijakan selanjutnya.

Dinamika AUD: Potensi Retracement ke 0.69 dan Peluang Buy

Jika pasar menilai bahwa RBA tidak akan buru-buru melanjutkan kenaikan, AUD bisa menghadapi tekanan jangka pendek. Dalam skenario ini, pergerakan turun menuju 0,69 dapat membentuk peluang entri bagi trader yang melihat potensi pemulihan seiring kepastian terhadap prospek pertumbuhan global dan dinamika ekuitas.

Lonjakan harga komoditas memberikan dukungan bagi ekonomi Australia yang sangat bergantung pada ekspor. Hal ini bisa menopang AUD meskipun ada tekanan pada suku bunga jika data inflasi menunjukkan dinamika yang lebih tenang ke depannya.

Investors juga mungkin akan kembali membangun posisi long AUD jika harga bisa retrace ke sekitar 0,69 dan prospek pertumbuhan global serta ekuitas tetap stabil. Perlu dicatat bahwa rekomendasi ini bersifat panduan umum, mengingat level entri teknis dan manajemen risiko belum ditetapkan secara pasti.

Implikasi Pasar dan Strategi Perdagangan untuk AUDUSD

Secara umum, analis menilai RBA tetap memiliki jalur yang mendukung kenaikan suku bunga dalam beberapa waktu ke depan, dengan risiko inflasi yang perlu dikendalikan. Kenaikan 25 bp dianggap sebagai sinyal kebijakan yang penting jika data menunjukkan kelangsungan ekspansi permintaan dan inflasi yang tidak melorot tajam.

Di sisi lain, pasar juga memperhitungkan kemungkinan RBA tidak mengambil langkah lanjutan yang agresif, yang dapat menekan AUD dalam jangka menengah. Fokus utama tetap pada bagaimana data tenaga kerja, inflasi inti, dan dinamika belanja domestik berperilaku menuju rilisan data berikutnya.

Dari perspektif trading, diperlukan sinergi antara faktor fundamental dan analisis teknikal. Meskipun ada dorongan untuk posisi long AUD pada retracement ke sekitar 0,69, rekomendasi tetap bergantung pada konfirmasi harga, rasio risiko-imbalan minimal 1:1.5, serta rencana manajemen risiko yang jelas. Saat ini, sinyal eksplisit menunggu penetapan level entri dan target yang lebih konkret.

broker terbaik indonesia