
RBA diperkirakan mempertahankan Official Cash Rate pada 4.35% di Juni, menandai jeda setelah tiga kenaikan berturut-turut sepanjang tahun ini. Data inflasi masih menunjukkan tekanan, namun momentum ekonomi mulai melambat. Kebijakan yang hati-hati dipandang sebagai cara menyeimbangkan stabilitas harga dengan pertumbuhan yang melambat.
Pengumuman kebijakan dan komentar Gubernur Bullock diperkirakan menjadi sumber sinyal utama bagi prospek kebijakan ke depan. Pasar memperkirakan peluang kenaikan pada Agustus menurun secara signifikan karena aktivitas ekonomi yang melemah. Sinyal ini memicu volatilitas terhadap AUD, karena pelaku pasar menilai arah kebijakan di masa mendatang.
Data domestik menunjukkan GDP tumbuh 0.3% QoQ pada kuartal pertama, turun dari estimasi 0.5%. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk memberikan pandangan independen terhadap dampak kebijakan RBA. Gabungan indikator ini menambah tekanan bagi RBA untuk menyeimbangkan antara stabilitas harga dan kekuatan pertumbuhan.
Secara teknis, AUDUSD sedang rebound menjelang rilis kebijakan dan berisiko tinggi. Pasangan ini mencoba menembus kembali ke wilayah 100-harian SMA sekitar 0.7084, sementara RSI 14 hari menunjukkan perbaikan dari wilayah oversold meski masih berada di zona bearish. Level resistance utama dipetakan di sekitar 0.7116 dan 0.7143, yang memerlukan penembusan untuk mengangkat sentimen.
Di sisi lain, jika RBA mempertahankan bias pengetatan atau menambah kepastian pada pemulihan inflasi, AUD bisa menguat terhadap USD. Namun jika data pertumbuhan menunjukkan perlambatan lebih lanjut atau inflasi tetap tinggi, sentimen risk-off bisa menekan AUD lebih dalam. Pasar juga menilai masih ada sekitar 11 basis poin pengetatan yang diharapkan terjadi tahun ini, meskipun jalurnya bergantung pada data.
Secara keseluruhan, informasi dalam artikel ini tidak cukup untuk memberikan sinyal trading yang pasti. Karena itu, rekomendasi beli atau jual tidak dapat ditetapkan dari konten ini, sehingga sinyal trading dianggap 'no'. Investor sebaiknya menunggu rilis data berikutnya dan komentar bank sentral untuk peluang berikutnya.