RBA Naikkan Suku Bunga 25bp; AUDUSD Diprediksi Menguat di Kisaran 0,69–0,71

RBA Naikkan Suku Bunga 25bp; AUDUSD Diprediksi Menguat di Kisaran 0,69–0,71

Signal AUD/USDBUY
Open0.700
TP0.725
SL0.690
trading sekarang

Reserve Bank of Australia (RBA) menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bp) menjadi 3,85% dalam keputusan yang bulat. Keputusan ini menekankan fokus pada risiko inflasi yang muncul dari permintaan berlebihan dan kendala kapasitas produksi. Langkah tersebut mencerminkan kehendak bank sentral untuk menjaga stabilitas harga sambil menimbang implikasi terhadap pertumbuhan ekonomi domestik.

RBA juga menaikkan proyeksi inflasi inti dari 2,7% menjadi 3,2% untuk tahun 2026. Angka tersebut menandakan bahwa tekanan inflasi bisa bertahan lebih lama daripada ekspektasi sebelumnya. Meskipun asumsi suku bunga untuk tahun ini berada di sekitar 4,20%, kenaikan proyeksi inflasi inti meningkatkan peluang tindakan kebijakan lanjutan di masa mendatang.

Analisis pasar menunjukkan AUD diperkirakan bergerak di kisaran 0,69–0,71 terhadap USD dalam beberapa hari ke depan. Nada hawkish RBA memperkuat pandangan bahwa kendala kapasitas tetap menjadi faktor utama yang perlu diawasi. Para analis juga menyampaikan bahwa respons kebijakan berikutnya kemungkinan muncul pada Mei, dengan proyeksi suku bunga mencapai sekitar 4,10%.

Secara umum, proyeksi inflasi inti yang lebih tinggi menambah tekanan bagi bank sentral untuk menilai jalur kebijakan. Pasar menilai bahwa risiko inflasi bisa bertahan lebih lama, mendorong respons kebijakan yang lebih terukur. Kondisi ini juga menambah volatilitas kebijakan dan memastikan AUD tetap menjadi fokus perhatian pelaku pasar.

Di sisi domestik, jika permintaan membaik lebih kuat dari ekspektasi dan kapasitas ekonomi tetap sempit, tekanan inflasi bisa meningkat lebih lanjut. Fakta bahwa proyeksi inflasi inti naik menunjukkan kendala kapasitas sebagai isu berkelanjutan. Secara umum, outlook ini memperkuat argumen bahwa kebijakan moneter akan tetap hike secara bertahap.

Analisis pasar dari TD Securities menilai AUD berada dalam kisaran 0,69–0,71 USD per AUD dalam waktu dekat. Mereka juga menekankan bahwa tren hawkish RBA membuat pembelian pada penurunan (buy the dip) menjadi strategi yang menarik bagi sebagian pedagang. Sesuai narasi ini, panduan teknikal bagi AUD cenderung mengarah pada posisi long ketika harga turun di batas bawah kisaran.

Dalam kerangka sinyal trading, faktor fundamental dari kebijakan RBA mendukung sudut pandang bahwa AUD dapat menguat terhadap USD dalam jangka menengah. Namun pergerakan dalam kisaran menunjukkan adanya fase konsolidasi menjelang data ekonomi utama. Gambaran umum: kondisi pasar lebih mengandalkan konfirmasi data inflasi inti dan pernyataan bank sentral.

Strategi setup untuk posisi long AUDUSD bisa dilakukan dengan pembelian pada penurunan mendekati 0,69–0,70. Target keuntungan di kisaran 0,72–0,725 dengan stop di sekitar 0,685 menyeimbangkan risiko dan potensi imbal hasil. Rasio risiko-imbalan untuk skenario ini berada di atas 1:2, memenuhi ambang minimal 1:1,5.

Manajemen risiko yang disarankan meliputi penempatan stop loss di level yang melindungi dari volatilitas pasar serta peninjauan ulang rencana saat data utama dirilis. Karena fokus adalah volatilitas yang dipicu oleh kebijakan moneter, evaluasi berkelanjutan terhadap dinamika inflasi dan komentar bank sentral sangat dianjurkan. Pedagang disarankan menyesuaikan ukuran posisi sesuai toleransi risiko masing-masing.

broker terbaik indonesia