RBNZ menegaskan bahwa langkah kebijakan akan disesuaikan jika prospek inflasi berubah. Dalam pengarahan publik, Gubernur Anna Breman menekankan pentingnya menjaga inflasi kembali ke target melalui respons kebijakan yang tepat waktu. Langkah ini mencerminkan komitmen bank sentral untuk mengatur dinamika harga tanpa mengabaikan potensi dampak terhadap pertumbuhan ekonomi.
Secara umum, upah tumbuh secara moderat dan terdapat kapasitas produksi yang masih tersedia. Hal ini memberikan ruang bagi kebijakan untuk menahan atau menyesuaikan suku bunga tanpa menimbulkan tekanan berlebih pada aktivitas ekonomi jangka pendek. Namun, terdapat ketidakpastian mengenai bagaimana perusahaan menyesuaikan perilaku penetapan harga seiring pemulihan ekonomi.
Proyeksi konsumsi menunjukkan mulai membaik, pasar tenaga kerja stabil, dan inflasi mulai turun memberikan dukungan bagi prospek stabil. Meski demikian, pertumbuhan konsumsi rumah tangga masih relatif lemah dibandingkan pola historis. Kondisi tersebut menggarisbawahi bahwa kebijakan perlu menimbang perubahan perilaku harga dan momentum pemulihan untuk menjaga kestabilan harga.
Pada saat rilis, pergerakan NZDUSD menunjukkan respons pasar yang relatif terbatas, dengan pasangan ini turun sekitar 0,05 persen dan diperdagangkan sekitar 0,5962. Penurunan kecil ini mencerminkan keseimbangan antara ekspektasi kebijakan dan data ekonomi yang muncul belakangan.
Jika prospek inflasi berubah secara signifikan, komite akan menyesuaikan sikap kebijakan untuk memastikan inflasi kembali ke target. Ada juga indikasi bahwa jika perilaku penetapan harga perusahaan membaik secara berarti dan pemulihan ekonomi menguat, RBNZ bisa bertindak lebih awal untuk mengetatkan kebijakan. Kondisi ini menandakan peluang maupun risiko bagi NZD, tergantung arah perubahan inflasi dan pertumbuhan.
Secara umum, ketidakpastian arah kebijakan membuat sinyal perdagangan menjadi tidak jelas untuk saat ini. Seorang trader disarankan untuk menjaga pandangan netral sambil memantau data inflasi, perilaku harga, dan indikator pasar lainnya yang akan datang. Dengan risiko/imbalan minimal 1:1,5, keputusan trading hanya akan lebih kuat jika ada konfirmasi arah kebijakan dari data ekonomi terbaru.