Cetro Trading Insight menelaah pergerakan USD/CAD dalam konteks data ekonomi terkini dan dinamika kebijakan moneter yang membentuk sentimen pasar. Pasangan ini terlihat melemah mendekati 1.3695 pada sesi Asia, menimbang risiko global dan ekspektasi inflasi. Risalah FOMC juga menjadi pijakan bagi pelaku pasar untuk menilai arah suku bunga di masa mendatang.
Harga minyak mentah rebound menopang CAD karena Kanada adalah eksportir utama komoditas tersebut. Meski ada dorongan minyak, data inflasi Kanada yang lebih rendah memperkuat kemungkinan BoC melanjutkan siklus pemangkasan suku bunga. Perkembangan ini berpotensi melemah CAD terhadap USD jika pelaku pasar menilai langkah BoC lebih agresif.
Statistik CPI Kanada Januari menunjukkan tekanan inflasi yang lebih rendah dari perkiraan, sekitar 2.3% YoY. Hal ini meningkatkan potensi pemangkasan suku bunga pada pertemuan BoC berikutnya dan memberikan dampak pada arah pair. Sinyal jangka pendek tetap bergantung pada keluarnya data GDP Q4, PCE, dan PMI pada akhir pekan ini.
Riset pasar menunjukkan bahwa risalah FOMC menyoroti kemungkinan kenaikan suku bunga jika inflasi tetap tinggi, yang bisa mendukung USD dalam periode dekat. Namun, potensi pemangkasan BoC jika inflasi melambat menambah ketidakpastian arah USD/CAD. Para pelaku pasar menimbang dua skenario kebijakan ini sambil menunggu konfirmasi data berikutnya.
Kepastian kebijakan makin tipis karena faktor minyak dan kinerja ekonomi Kanada turut mempengaruhi arus modal. Kenaikan harga minyak tetap menjadi faktor penopang CAD secara relatif, namun ada risiko jika ekspansi inflasi membatasi ruang bagi BoC untuk menurunkan suku bunga.
Investors menanti rilis GDP Q4, PCE Price Index, dan PMI untuk memberi peta arah yang lebih jelas. Data tersebut bisa mengubah ekspektasi kebijakan dan sentimen pasar mata uang secara keseluruhan. Dalam konteks ini, manajemen risiko menjadi prioritas untuk menjaga eksposur dari volatilitas USD/CAD.
Dari sisi teknikal, level 1.3700 menjadi area penting yang perlu diamati sebagai batas arah berikutnya. Jika data ekonomi menunjukkan momentum kuat, USD bisa menguat terhadap CAD. Sebaliknya, sinyal pemangkasan BoC bisa mendorong CAD menguat dan menghapus tekanan pada USD/CAD.
Volatilitas pasar minyak dan dinamika geopolitik tetap menjadi sumber risiko utama bagi pasangan ini. Pergerakan dolar global serta perubahan kebijakan moneter bisa memperbesar rentang pergerakan harga. Investor disarankan menggabungkan analisa fundamental dengan indikator teknikal serta langkah risiko yang tepat.
Dari sisi manajemen risiko, disarankan menjaga rasio risiko-reward minimal 1:1.5 dan menempatkan stop loss yang proporsional dengan volatilitas. Rencana trading sebaiknya memetakan skenario harga di sekitar 1.3850 atau 1.3500 tergantung arah data yang keluar. Tim Cetro Trading Insight berharap panduan ini membantu pemahaman tentang dinamika pasar saat ini.