
Gelembung kejutan melanda pasar setelah RUPST SKRN pada 18 Mei 2026, saat perusahaan mengumumkan dividen tunai sebesar Rp128,1 miliar untuk pemegang saham. Langkah ini dianggap signifikan mengingat konteks kinerja perusahaan dan kebutuhan likuiditas di industri konstruksi.
Nilai dividen ini setara dengan 59 persen dari laba bersih tahun buku 2025, menunjukkan komitmen terhadap pemegang saham meskipun laba bersih relatif menipis dibandingkan dua tahun terakhir.
Dari laba yang dihasilkan, Rp300 juta disisihkan sebagai dana cadangan sesuai UU 40/2007 tentang Perseroan Terbatas, sementara sisanya dicatat sebagai laba ditahan untuk menjaga posisi kas dan laba ditahan perusahaan.
Per 31 Maret 2026, posisi saldo laba tersisa sebesar Rp225 miliar dengan kas dan setara kas Rp147,4 miliar, menunjukkan adanya keseimbangan antara kebutuhan modal kerja dan kemampuan membagikan dividen.
Rincian jadwal pembagian dividen telah diumumkan: Cum Dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 26 Mei 2026, Ex Dividen pada 29 Mei 2026; Cum Dividen di pasar tunai pada 2 Juni 2026, Ex Dividen pada 3 Juni 2026, dan Pembayaran Dividen pada 5 Juni 2026.
Kebijakan pembagian dividen mencerminkan kehati-hatian manajemen terhadap kas perusahaan, meskipun tetap memberikan manfaat langsung bagi pemegang saham dan menjaga arus kas operasional tetap sehat.