Analisis terbaru dari Deutsche Bank, disampaikan melalui Cetro Trading Insight, menilai Spring Statement Inggris pada 3 Maret akan menjadi pembaruan ekonomi yang relatif sederhana. Mereka memprediksi pembaruan kali ini tidak akan membawa kebijakan besar baru, mengingat Anggaran Musiman (Autumn Budget) yang lalu telah dilakukan beberapa bulan sebelumnya. Fokus laporan ini pada peninjauan data ekonomi ketimbang langkah kebijakan saat ini.
Office for Budget Responsibility (OBR) akan menyajikan Economic and Fiscal Outlook, yang mencakup pembaruan prospek ekonomi, rincian pengeluaran, serta estimasi buffer terhadap aturan fiskal. Pembaca dapat melihat bagaimana pemerintah menilai ruang fiskal dan potensi risiko fiskal di masa mendatang.
Secara umum, para analis memperkirakan kebijakan baru sangat tipis, dan perubahan arah kebijakan menjadi tema utama, bukan kejutan kebijakan besar. Meskipun ada spekulasi tentang insentif kecil menjelang pemilu lokal, peluang tindakan belanja besar tetap terbatas. Pasar cenderung tenang karena nada kebijakan yang berhati-hati menjadi fokus utama.
OBR akan mempresentasikan Economic and Fiscal Outlook yang meliputi pembaruan ekonomi, rincian pengeluaran, serta estimasi buffer terhadap peraturan fiskal. Laporan ini menjadi acuan bagi pasar untuk menilai stabilitas fiskal jangka menengah dan prospek pembiayaan publik. Cetro Trading Insight menilai bahwa pembacaan ini dapat menjadi pendorong pergerakan imbal hasil jika angka-angkanya berbeda dari ekspektasi pasar.
Para analis menekankan bahwa kebijakan cenderung tetap tipis, sehingga kejutan kebijakan yang besar relatif tidak terduga. Walau ada spekulasi tentang bonus kecil sebelum pemilu lokal, dampaknya kemungkinan bersifat marginal dan tidak mengubah tren fiskal secara berarti. Pasar akan menilai pola pengeluaran dan prioritas belanja yang berubah.
Dari sisi pembiayaan, neraca pinjaman pemerintah hingga saat ini menunjukkan defisit yang lebih rendah daripada proyeksi OBR. Ekonomi yang bertahan cukup kuat meski ada kelemahan di tenaga kerja memberi peluang bagi perbaikan outlook pembiayaan secara bertahap. Kondisi pasar yang stabil diharapkan mendukung pembiayaan publik dan stabilitas mata uang dalam jangka menengah.
Bagi investor, headroom fiskal yang lebih besar memberi pemerintah ruang untuk menyesuaikan kebijakan tanpa melanggar aturan fiskal. Hal ini bisa mengurangi tekanan pada biaya pinjaman dan memberi peluang bagi langkah pro-growth jika diperlukan. Namun, pasar akan menimbang bahwa perubahan besar biasanya muncul dari data ekonomi terbaru, bukan dari kejutan kebijakan.
Pergerakan nilai tukar GBPUSD bisa dipantau karena kebijakan fiskal Inggris mempengaruhi preferensi aset dan imbal hasil. Penurunan defisit yang lebih rendah dari proyeksi atau peningkatan headroom dapat mendukung sterling, sementara data ekonomi yang lemah dapat meningkatkan volatilitas. Secara umum, prospek jangka menengah masih bergantung pada dinamika pertumbuhan dan inflasi domestik.
Karena analisis ini bersifat fundamental dan tidak menargetkan instrumen spesifik, sinyal perdagangan tidak dapat ditentukan. Karena itu, open/tp/sl tidak diterapkan untuk konteks ini.