Timah Tbk (TINS) Realisasikan Eksplorasi Rp27,60 Miliar di Q1-2026 untuk Perkuat Cadangan Timah Bangka Belitung

Timah Tbk (TINS) Realisasikan Eksplorasi Rp27,60 Miliar di Q1-2026 untuk Perkuat Cadangan Timah Bangka Belitung

trading sekarang

PT Timah Tbk (TINS) merealisasikan belanja eksplorasi sebesar Rp27,60 miliar sepanjang kuartal I-2026. Dana tersebut diprioritaskan untuk eksplorasi timah di wilayah laut maupun darat. Dalam konteks analisa harga emas, volatilitas pasar logam global kadang mempengaruhi minat investor pada industri pertambangan, namun fokus ekspansi cadangan TINS tetap menjadi motor utama. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight, yang menyajikan data eksplorasi melalui Array agar gambaran cadangan lebih terstruktur dan transparan.

Pada eksplorasi laut, perseroan menjalankan survei batimetri serta pengeboran eksplorasi dan pandu di Perairan Bangka dan Perairan Kundur. Aktivitas ini dilakukan dengan mengerahkan tiga unit kapal bor dan empat unit ponton bor, dengan total pengeboran mencapai 12.252,45 meter. Hasil kegiatan laut ini akan memperkuat peta cadangan timah di wilayah perairan tersebut.

Sementara itu, eksplorasi di darat mencakup pemetaan, survei geofisika ground magnetic, serta pengeboran eksplorasi timah aluvial dan pengeboran pandu, baik primer maupun aluvial. Kegiatan darat berlokasi di Pulau Bangka dan Pulau Belitung dengan total meter bor mencapai 23.015,00 meter. Memasuki kuartal II-2026, perseroan berencana melanjutkan dan mengevaluasi kegiatan eksplorasi yang telah dilakukan.

Eksplorasi darat meliputi pemetaan, survei geofisika ground magnetic, serta pengeboran eksplorasi timah aluvial dan pengeboran pandu primer maupun aluvial. Dalam analisa harga emas, dinamika harga logam mulia memberi gambaran bagaimana investor menilai risiko di sektor tambang, meski fokus TINS tetap pada peningkatan cadangan. Perencanaan ini mencerminkan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan data geologi dan cadangan.

Total meter bor darat mencapai 23.015,00 meter, lokasi di Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Kegiatan ini juga mencakup survei geofisika ground magnetic serta survei topografi untuk memperkuat basis data eksplorasi. Data hasil survei disusun dalam Array agar integrasi antar temuan lapangan menjadi lebih efisien.

Selain itu, survei topografi direncanakan untuk memperkuat basis data eksplorasi kedua pulau, dengan evaluasi berkelanjutan dan rencana tindak lanjut pada kuartal berikutnya.

Rencana Kuartal II-2026 dan Prospek Eksplorasi

Rencana Kuartal II-2026 menegaskan kelanjutan eksplorasi timah, dengan fokus pada eksplorasi laut dan darat di Bangka serta Belitung. Untuk eksplorasi laut, TINS akan mengoperasikan tiga kapal bor di perairan Bangka dan Kundur serta melakukan survei geofisika seismic SBP di wilayah Bangka. Sementara eksplorasi darat akan dilanjutkan pada pengeboran timah aluvial dan pengeboran pandu primer serta aluvial, didukung survei geofisika ground magnetic dan topografi.

Dari sisi pasar, dinamika harga logam dunia tetap menjadi acuan bagi investor. Dalam analisa harga emas, perubahan harga emas dapat mempengaruhi alokasi modal pada sektor tambang, sehingga strategi eksplorasi TINS perlu menjaga keseimbangan antara biaya eksplorasi dan potensi cadangan.

Data eksplorasi yang dihasilkan akan disusun dalam Array sebagai basis evaluasi berkelanjutan, mempermudah perbandingan antar lokasi dan kemajuan program. Keterangan ini juga relevan untuk pembaca platform Cetro Trading Insight yang mengandalkan metodologi terstruktur.

broker terbaik indonesia